close
Olahraga

Tipis, peluang Persip bertahan di Liga 2

Manajemen-Persip-Pekalongan-Kesulitan-Cari-Dana-Pinjaman

Pekalongan Kota, Wartadesa. – Persip Pekalongan terancam terdegradasi dalam Liga 2, meski peluang Persip untuk bertahan di liga 2 sangat tipis namun pelatih tim  dan pemain diharapkan tidak kendur semangat.

”Harus tetap semangat, karena setipis apa pun peluang kalau dimaksimalkan insyaallah akan berhasil,” tandas Manajer Persip Budi Setiawan, kemarin.

Saat ini, di urutan empat dan kelima grup 3 diduduki PSCS dan Persibat Batang dengan nilai 15. Kemudian Persijap Jepara dan Persip Pekalongan di urutan keenam dan tujuh yang juga sama-sama mendapatkan 12 poin. Adapun Persibangga pada posisi buncit dengan kemasan nilai tujuh. Semua tim yang ada di grup 3 sudah menjalani sebanyak 11 pertandingan.

Kalau melihat hasil klasemen ini, tim yang lama dibinanya ini masih ada kesempatan berada di empat besar. Dengan catatan, tiga sisa pertandingan hasilnya maksimal yakni mendapatkan nilai penuh. Makanya skuad tim Laskar Kalong jangan patah arang dulu, lantaran masih punya kesempatan lolos dari degredasi meskipun posisinya sangat kritis.

Menurut Wawan, demikian dia sering disapa, apa pun hasilnya nanti, itu urusan belakangan dan dirinya tetap bangga dengan kesebelasan milik warga Kota Batik. Karena yang penting mereka bakal menjalankan perhelatan Liga 2 Indonesia tahun 2017 hingga selesai. ”Kita sudah berusaha keras dan berjuang semaksimal mungkin. Tapi kalau Allah belum memberikan, mau bagaimana lagi,” tegas dia.

Sementara itu, suporter Persip Pekalongan masih tetap berkesempatan mendukung kesebelasan kebanggaannya saat menjamu PSGC Ciamis, Sabtu (19/8) di Stadion Hoegeng.  Meski terkena sanksi. Menurut keterangan Ketua Panpel Mustakim, sanksi yang diberikan yakni tak diperbolehkan mendukung timnya dengan atribut suporter. Di antaranya berpakaian yang bergambar tim, syal, bendera, dan tabuh-tabuhan.

”Atribut suporter ini bisa diganti dengan memakai pakai batik dan hal ini malahan lebih bagus,”ujar Mustakim. Selain rapi, dengan mengenakan pakaian ini juga membantu dalam mengenalkan budaya di Kota Pekalongan. Sebab dalam duel Persip vs PSGC, rencananya akan disiarkan langsung oleh salah satu televisi swasta di Tanah Air. (WD/SM)

Terkait
Bocah Karateka Asal Pekalongan, Sumbang Medali Untuk Pemalang

Unggul Seno menerima pengalungan medali perak dalam lomba Karate Open Jateng & DIY FORKI, (22/10) di Read more

Balqis Syifa, ukir prestasi renang di kancah nasional

Tunjukkan medali. Balqis menunjukkan medali yang didapatkannya pada lomba renang Piala Walikota Open Yogyakarta, (22-23/10/2016) lalu. Read more

HUT PGRI, ajang silaturahmi

Kajen.wartadesa - Pagi ini alun-alun Kajen kabupaten Pekalongan tampak meriah. Guru se Kota Santri, tumpah ruah memenuhi alun-alun mengikuti jalan sehat Read more

Pecinta bola Pekalongan kecewa tak bisa nonton final AFF

Pekalongan, Wartadesa. - Pecinta bola Pekalongan harus gigit jari karena tak bisa menyaksikan tim kesayangannya bertanding melawan tim Thailand melalui Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : Persip Pekalonganpersip terancam degradasi