Karanganyar, Wartadesa. -Warga Desa Legokkalong Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah mengeluh adanya proyek pelebaran jalan di wilayahnya yang menyebabkan aktivitas mereka terganggu. Pasalnya proyek tersebut dilakukan secara tiba-tiba dan minim sosialisasi.
Agus Bambang Subandi, warga Rt. 01/01 Dusun Krajan, Desa Legokkalong mengaku dirinya kaget saat pulang kerumah, jalan sudah dikeruk. Padahal di dalam rumah ada mobil untuk aktivitas sehari-hari. Pengerukan jalan tersebut dilakukan secara tiba-tiba, tanpa sosialisasi.
”Pengerukan tepi jalan dengan alat berat itu dilakukan secara mendadak, membuat akses keluar-masuk kendaraan terganggu,” ujar Agus, Rabu (16/8).
Agus menambahkan, pengerukan tepi jalan untuk dilakukan pelebaran dimulai Selasa (15/8) pagi, tepatnya di bagian timur sepanjang hampir satu km.
Ketika akan protes kepada pihak rekanan penggarap proyek, lanjut Agus, ternyata juga tidak ada papan nama yang di pasang di lokasi pembangunan. ”Tidak ada sosialisasi, tidak ada papan nama, terus mau mengadu kepada siapa? Para pekerja ketika saya tanya jawabnya hanya menjalankan tugas,” kata Agus.
Riyanto, warga lainnya, juga mengeluhkan hal serupa. Pengerukan jalan juga merusak pipa saluran air ke rumahnya. ”Saya juga bingung pralon saluran air ke rumah saya ikut dikeruk, padahal air tersebut sangat dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari,” ucapnya. (WD/SM)










