Sragi, Wartadesa. – Truk dam (dump-truck) PT SMJ yang membawa material tanah urugan untuk proyek tol Pemalang-Batang dihentikan oleh karyawan Pabrik Gula (PG) Sragi, Kamis (29/03), lantaran mobilitas truk dam yang merusak aliran air dari Dukuh Branti Desa Bulakpelem tersumbat. Akibatnya debit air yang mengarah ke PG Sragi berkurang.
Penghentian armada truk SMJ tersebut akhirnya dimediasi oleh pihak kepolisian setempat. Kapolsek Sragi, AKP Sumantri, Danramil, Kapten Sunarto memimpin mediasi. Mediasi juga diikuti oleh Asisten Kepala Pengolahan PG Sragi, Erwin Fitri Handoko, Asisten Kepala Teknik Andreas Dipa Utama dan perwakilan PBTR Sartono, Humas PT SMJ Damanhuri.
Informasi yang didapatkan, aksi penghentian truk dam oleh karyawan PG Sragi akibat truk milik SMJ tersebut merusak gorong-gorong saluran air dari Dukuh Branti Desa Bulakpelem ke PG Sragi hingga membuat saluran air tersumbat.
Dari mediasi tersebut dihasilkan kesepakatan bahwa PT SMJ akan membangun box cover untuk saluran air injeksi dari Desa Bulakpelem ke PG Sragi. PT SMJ juga sepakat untuk memasang armco disebelah Utara dan Selatan box untuk galian armada truk. Dan akan dibongkar setelah selesai operasional truk dam. (Eva Abdullah)










