close
PendidikanPolitik

Warga Batang geruduk Pendopo Bupati Batang tolak FDS

tolak fds di batang

Batang, Wartadesa. –  Sepertinya jawaban Presiden Jokowi tentang polemik penerapan Full Day School (FDS) bahwa FDS tidak wajib, masih menjadi ganjalan bagi warga Batang. Puluhan warga Batang mendatangi Pendopo Bupati di Alun-Alun Batang untuk menolak FDS, Senin (28/8).

Massa membawa bendera merah putih dan spanduk bertuliskan penolakan FDS dengan memakai seragam Fatayat, Muslimat dan seragam dari Badan Otonom (Banom) NU lainnya.

Menurut perwakilan massa, alasan penolakan penerapan FDS karena FDS dianggap mengancam keberadaan pondok pesantren. Pembatasan waktu belajar bertentangan dengan manajemen waktu di pondok pesantren yang identik dengan sekolah model asrama.

Kabupaten Batang, Jawa Tengah memiliki banyak madrasah dan pondok pesantren. Pengunjuk rasa menganggap, FDS tidak tepat karena mengurangi kesempatan pemuda untuk mendalami pelajaran agama.

Unjuk rasa berlangsung tertib. Massa membubarkan diri usai melakukan doa bersama.

Sementara itu, Beni, salah seorang warga Batang yang menyaksikan aksi tersebut mengungkapkan bahwa seharusnya demo tersebut dilakukan di sekolah yang melaksanakan FDS, karena Presiden sudah mengungkapkan bahwa FDS tidak wajib, Bupati Batang juga menolak FDS. Nah, yang menyelenggarakan FDS kan sekolah. Jadi yang didemo seharusnya kan sekolah. Ujarnya. (WD)

 

Terkait

[caption id="attachment_1326" align="alignnone" width="800"] Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

IPNU IPPNU Wonokerto bentengi diri dengan Densus Aswaja

PAC IPPNU Wonokerto menggelar kegiatan Densus Aswaja di Masjid Hidayatullah, desa Semut (15/10). Foto Wahidatul Maghfiroh/wartadesa Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : fdstolak fds