Warta Desa, Pekalongan, 1 Mei 2025 — Sejumlah warga di Dusun 5 dan 6, Desa Randu Muktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, melakukan perbaikan saluran irigasi secara swadaya demi kelancaran pengairan sawah mereka. Upaya ini dilakukan agar tanaman padi yang mereka tanam dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang sesuai harapan.
Petani setempat bergotong royong memperbaiki bendungan bocor, yang selama ini menjadi sumber utama pengairan bagi lahan pertanian mereka. Minimnya aliran air sejak beberapa waktu terakhir dikhawatirkan dapat mengganggu masa tanam dan menurunkan hasil panen.
“Kami terpaksa memperbaiki secara swadaya, antara warga Kadus 5 dan Kadus 6, karena kalau menunggu bantuan dari pemerintah desa, tidak tahu kapan datangnya,” ujar Taryo, salah satu warga Dusun 6. “Hal seperti ini sudah kami alami bertahun-tahun tanpa solusi.”
Sejumlah warga menyayangkan minimnya perhatian dari pemerintah desa terhadap sarana irigasi yang seharusnya menjadi penunjang utama sektor pertanian. Mereka berharap ke depan ada kepedulian dan tindakan nyata dari pihak terkait agar beban petani tidak sepenuhnya dipikul sendiri.
“Pemerintah seharusnya hadir membantu petani, karena pertanian adalah tulang punggung ekonomi desa,” imbuh seorang warga lainnya.
Dengan perbaikan yang dilakukan, warga berharap aliran air kembali lancar ke sawah-sawah mereka sehingga panen mendatang dapat memberikan hasil yang maksimal. ( Tim liputan )










