close
Hukum & Kriminal

Warga Paninggaran Keluhkan Dugaan Penyimpangan Oknum Mantri BRI Unit Paninggaran

bri

Warta Desa, Pekalongan, 11 Maret 2025 – Sejumlah warga di Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, mengeluhkan dugaan penyimpangan dalam proses pencairan pinjaman di BRI Unit Paninggaran. Salah satu nasabah, Khasin Syukur, merasa dirugikan akibat pencairan dana yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Khasin Syukur mengajukan pinjaman sebesar Rp25 juta pada 15 Februari 2025 dan disetujui dengan nominal pencairan Rp24.550.000 setelah dipotong biaya administrasi. Namun, pada 21 Februari 2025, saat mengecek saldo di Fitza Brilink Paninggaran, ia hanya menerima Rp22 juta.

Baca : Viral! Oknum Mantri BRI Unit Kesesi Diduga Selewengkan Dana Nasabah

Ratusan Juta Raib Digondol Oknum Mantri BRI, Nasabah Tetap Wajib Bayar Angsuran

Baca Juga: Dugaan Penipuan Oknum Karyawan BRI: Dana Nasabah Digunakan untuk Kepentingan Pribadi

“Saya tanyakan ke mantri BRI, katanya untuk menutup angsuran yang nunggak tiga bulan. Padahal saya tidak pernah punya tunggakan. Kalau saya memang nunggak, saya pasti masuk daftar hitam dan tidak bisa mengajukan pinjaman lagi,” ungkapnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga lainnya yang enggan disebutkan namanya. Ia menceritakan bahwa ayahnya pernah mengajukan pinjaman ke BRI dengan jaminan sertifikat. Setelah pelunasan, sertifikat yang dijanjikan akan dikembalikan justru tak kunjung diberikan.

“Sudah lima tahun sejak pelunasan, sertifikat belum juga jadi. Saya bolak-balik ke BRI, jawabannya selalu sama: ‘MASIH dalam PROSES’,” ujarnya dengan kecewa.

Kasus ini semakin menambah keresahan masyarakat terkait layanan BRI Unit Paninggaran. Warga berharap ada transparansi dan kejelasan dari pihak bank terkait dana yang tidak sesuai serta jaminan yang tertahan bertahun-tahun.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BRI Unit Paninggaran belum memberikan klarifikasi resmi terkait keluhan tersebut. Masyarakat yang merasa dirugikan diimbau melaporkan permasalahan ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau pihak berwenang untuk mendapatkan penyelesaian yang adil. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Gerimis warnai bukaan Gembiro

Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

GP Ansor Kab. Pekalongan serukan warga tak ikut demo

GP Ansor Kab. Pekalongan menghimbau agar warga NU Kab. Pekalongan tidak ikut-ikutan melakukan aksi demo ke Jakarta tanggal 4 Nopember Read more

Kebakaran di Binagriya hanguskan rumah

Pekalongan Barat, Wartadesa. -Rumah Rofi yang berada di Jalan Pesona Raya No. 510-511 komplek perumahan Bina Griya, Pekalongan Barat, hangus Read more

Operasi Zebra akan digelar serentak November ini

Pekalongan, Wartadesa. - Seluruh jajaran Polsek, Polres dan Polda di Indonesia akan menggelar operasi zebra, terhitung mulai tanggal 16 hingga Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : BRIpaninggaranPekalongan