close
DaerahEkonomiJalan-jalanLingkunganOpini Warga

​Proyek Jembatan “Siluman” di Sinangohprendeng di keluhkan warga

received_1196632937140428-picsay1491443133.jpg
    Kajen – Proyek jembatan yang ada di Desa Sinangohprendeng Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan di keluhkan warga dan pengguna jalan, bahkan di mediasosial.      Proyek “Siluman” (tanpa papan proyek_red) ini, menurut penuturan warga sekitar sudah mulai dikerjakan sejak  beberapa bulan silam namun belum kelar , dari pantauan di lokasi, Selasa (07/11) tak nampak aktifitas pekerja di lokasi proyek.         Ketua Lsm Laskar Merah Putih Kabupaten Pekalongan,  Moch Fajari ketika memantau di lokasi mengatakan, proyek tersebut  sarat dengan keluhan warga karena terkesan lamban pengerjaannya.        “Saya mendengar keluhan warga kalau proyek jembatan ini di kerjakan sejak beberapa bulan lalu, saya tidak tahu kapan batas akhir pengerjaannya karena tidak ada papan proyek di sekitar jembatan ini” jelasnya.      “Menurut informasi dari warga, mereka gotong royong untuk membuat jembatan darurat, bahkan jembatan darurat tersebut hanya bisa di lalui pejalan kaki dan sepeda motor saja, sedangkan untuk pengendara roda empat harus melalui jalan lain, tambah lagi kondisi jembatan darurat sudah sangat mengkhawatirkan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan” terang Fajari.      Masih menurut Fajari, “Saya barharap pemerintah harus tegas menyikapinya, dengan mempertanyakan atau minimal menegur pihak rekanan, atas tanggung jawab pekerjaannya, karena jembatan ini sarana yang sangat vital  bagi masyarakat , untuk jembatan darurat juga harus lebih serius, standart jembatan darurat harus sesuai dengan kelas jalannya.      Kepala desa Sinangohprendeng, Titi Istiyaningsing saat di temui mengatakan , pihaknya sudah menyampaikan keluhan warganya kepada pihak rekanan.      “Rencananya Jum’at ini, warga juga akan gotong-rotong memperbaiki jembatan tersebut, saya juga heran  kenapa tidak ada papan proyek di lokasi” tutur Titi.      Sampai dengan berita ini di turunkan, pihak rekanan belum terkonfirmasi. ( Eva Abdullah )
Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : JembatanKajensiluman