Pekalongan, Warta Desa, – Kabar gembira kini menyelimuti warga Desa Trajumas dan sekitarnya. Peresmian Jembatan Presisi di Kecamatan Kandangserang pada Senin, 13 Januari 2026, menjadi tonggak sejarah baru bagi kemajuan akses transportasi di wilayah tersebut. Kehadiran jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik semata, melainkan jawaban atas kerinduan warga akan akses mobilitas yang lebih aman, nyaman, dan cepat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Administratur (ADM) Pekalongan Timur, Sugeng Bowo Leksono, yang hadir langsung dalam acara peresmian tersebut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan ini merupakan buah manis dari sinergi yang kuat antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pihak terkait. Dalam pandangannya, Jembatan Presisi memiliki peran yang sangat strategis dalam memutus hambatan geografis dan memperlancar urat nadi perekonomian antarwilayah.
Menurut Sugeng Bowo Leksono, jembatan ini berfungsi sebagai sarana vital yang akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga Desa Trajumas dan Desa Bodas. Dengan akses yang kini lebih terbuka, warga tidak lagi harus bersusah payah menempuh rute yang sulit. Infrastruktur ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi lokal, sehingga hasil bumi dan usaha warga dapat terdistribusi dengan lebih efisien ke luar wilayah.
Lebih lanjut, beliau menitipkan pesan penting agar jembatan yang telah dibangun dengan susah payah ini dirawat bersama oleh seluruh lapisan masyarakat. Perawatan yang baik akan memastikan usia pakai jembatan menjadi lebih panjang dan manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang. Harapan besar juga disematkan agar pembangunan infrastruktur serupa dapat terus berlanjut secara merata di seluruh wilayah Kandangserang demi pemerataan kemajuan desa.
Antusiasme warga terlihat sangat nyata saat prosesi peresmian berlangsung. Mereka menyambut hadirnya jembatan ini dengan rasa syukur karena kini anak-anak sekolah dapat berangkat dengan lebih aman, para petani lebih mudah mengangkut hasil panen, dan akses layanan kesehatan pun menjadi lebih terjangkau. Jembatan Presisi kini berdiri kokoh sebagai simbol kemandirian dan semangat gotong royong warga Desa Trajumas dalam menjemput masa depan yang lebih cerah.***
Pewarta Andi Prwandi
Editor: Buono










