Kajen, Wartadesa. – Pemerintah pusat bakal menggelontorkan anggaran Rp 100 miliar guna membangun jalan layang perlintasan kereta api di ruas jalan Warulor. Kabupaten Pekalongan. Yulian Akbar, Kepala Litbang Bappeda Kota Santri membenarkan hal tersebut.
Yulian Akbar mengatakan bahwa alokasi anggaran Rp 100 miliar sudah masuk dalam Perpres Nomor 79 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Ekonomi di Kawasan Petanglong (Kabupaten Pekalongan, Batang, dan Kota Pekalongan).
“Ada 11 kegiatan di Kabupaten Pekalongan pada Perpres itu. Salah satunya pembangunan perlintaaan tak sebidang kereta api Waru ruas Wiradesa-Kalibening senilai Rp 100 miliar,” tutur Yulian, kemarin.
Yulian menambahkan untuk studi kelayakan Detail Engineering Design (DED) dimulai 2019 hingga 2020. Sedang pengadaan lahan dilakukan oleh Pemprov Jateng pada 2021 dan pelaksanaanya pada 2022 oleh pemerintah pusat.
Dilansir dari portal resmi Kabupaten Pekalongan, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi sebelumnya mengusulkan pembangunan fly over (jalan layang) perlintasan pintu kereta Warulor karena sering terjadi kecelakaan dan badan jalan yang sempit, hingga menimbulkan kemacetan, Rabu (13/3/2019).
“Sempitnya badan jalan dan kemacetan yang terjadi saat kereta melintas menjadi hambatan para pengguna jalan. Usulan sudah kami sampaikan dan direspon langsung oleh Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin. Semoga saja segera dilakukan koordinasi,” ujar Asip. (Eva Abdullah)










