close
petisi bumida

Wonopringgo, Wartadesa. – Paska dilayangkannya surat peringatan dari Dinas Pekarjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-Taru)  Kabupaten Pekalongan, tanggal 23 Mei 2019 tentang pengosongan lahan, warga Pegaden melalui Paguyuban Warga DAMIDA (Daerah Milik Jalan) Jalan Raya Surobayan-Sedayu, Kabupaten Pekalongan, melayangkan petisi ke Pemkab Pekalongan, Senin (01/07).

Mukhsinin, koordinator Paguyuban mengungkapkan, pihaknya keberatan atas kebijakan yang dilakukan oleh Pemkab Pekalongan terkait pengosongan lahan pada bulan Juli 2019 mendatang. “Kami berkeberatan dengan kebijakan pengosongan lahan di sepanjang jalan Sedayu-Surobayan pada bulan Juli ini,” tuturnya.

Mukhsinin meminta Pemkab Pekalongan melakukan pengkajian ulang terhadap kebijakan tersebut lantaran banyak penghuni DAMIDA yang menggantungkan hidup dan pekerjaanya di daerah tersebut, serta terancam hilang mata pencahariannya. “Setidaknya ada 55 sampai 60 kepala keluarga yang menggantungkan hidupnya pada kegiatan ekonomi yang berjalan pada bangunan tersebut. Jika digusur, mata pencaharian mereka akan hilang,” lanjutnya.

Mukhsinin menambahkan, pihaknya meminta Pemkab Pekalongan untuk wajib memberi tempat pengganti, atau relokasi jika terpaksa harus dilakukan penggusuran dengan ditandai dengan surat resmi Pemkab Pekalongan sebelum proses penggusuran dilakukan.

“Warga kawasan jalan Surobayan-Sedayu mendukung pembangunan kawasan tersebut. Intinya kami mendukung program pemerintah, namun kami minta diberi tempat pengganti. Atau direlokasi ke tempat yang lebih baik,” lanjut Mukhsinin.

Sementara itu, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forlindo, Islah mengungkapkan bahwa sedianya Pemerintah Kabupaten Pekalongan bijak dalam  menyikapi kasus penggusuran lahan tersebut.  “Pemkab sedianya bijak dalam menyikapi kasus tersebut dengan memandang beberapa aspek, baik aspek hukum, sosial, ekonomi dan aspek kemasyarakatan,” ujarnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : damidagusurpetisiWonopringgo