close
BencanaLayanan PublikSosial Budaya

Alhamdulillah warga asal Batang di Sulteng dipulangkan, Mudi masih dicari

pulang
Pulang. 13 warga Batang yang bekerja di Sulteng berhasil dipulangkan

Batang, Wartadesa. – Ahlamdulillah, 13 warga Batang yang bekerja sebagai buruh bangunan di Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) berhasil dipulangkang oleh Tim DERM-ACT, Sabtu (06/10). Mereka menjadi korban dalam bencana gema dan tsunami saat bekerja di Sigi, Palu. Meski dua minggu mereka bekerja belum menerima upah.

Menurut Bupati Batang, ada 31 warganya yang terdata, berada di Sulteng. Namun mereka tidak minta dipulangkan. ”Informasi terakhir warga Batang sudah berda di bandara, dari 31 yang terdata ada yang tidak minta pulang, yang minta pulang kita gratiskan,” kata Bupati Wihaji di Batang.

Diketahui satu orang meninggal dunia dan satu orang lagi masih dalam pencarian atas nama Mudi. ”Mudi (55) warga Desa Sukomangli masih dalam pencarian, adapaun korban meninggal dunia atas nama Aji Riwanto (27) istrinya orang Batang tapi asal Kabupaten Kebumen Jawa Tengah sehingga jenazah pulangkan dan dimakamkan di Kebumen,” lanjut Wihaji.

Baca : Warga Batang Korban Gempa Palu Belum Ditemukan

Ke 13 warga Batang tersebut dipulangkan dengan menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Mutiara Sis Aljufri, Sulawesi menuju Lanud Sultan Hasanudin, Makasar dan dilanjutkan ke Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Menurut Wihaji, para pekerja akan melanjutkan perjalanan darat dari Jakarta ke Batang dan akan dijemput oleh Pemkab pada hari ini.

Ke 13 orang yang berhasil di pulangkan diantaranya RiyantoTeguh santoso, Mahyun, Giyono, Sujud, Desa Sukomanglu Reban, Wasto Dukuh Gumelem Pecalungan, Nasoha asal Sukomangli Reban, Nurhadi asal Gerjo Reban, Miskam asal Sukomangli Reban, Kasmudi asal Tombokboyo, Reban, Sopi’i asal Padomasan, Reban, Saiful Mungminin asal Sukomangli, Reban, Fahrozi asal Sukomangli, Reban. (WD)

Tags : pulang