Tirto, Wartadesa. – Duka mendalam dirasakan keluarga besar Edi Abdul Jabar, Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan. Saat membawakan acara salah satu pernikahan, Selasa (23/01) pagi, dia pinsan di lokasi pernikahan. Meski sempat dilarikan ke RSUD Kraton, nyawanya tidak tertolong lagi, aktivis Ansor ini tutup usia.
Mendengar Edi Abdul Jabar pinsan dan dilarikan ke rumah sakit, sang ibunda shok dan pinsan. Ibunda anggota dewan yang tinggal di Dadirejo Timur Dukuh Klepu Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan ini meninggal dahulu sebelum Edi yang pinsan di RSUD Kraton dinyatakan meninggal.
Menurut Purwadi, warga setempat, Edi dikenal sebagai tokoh perjuangan yang ramah serta membawa lingkungan yang lebih agamis. “Pak Edi ini juga mendirikan pondok pesantren di sebelah rumahnya,” tuturnya.
Keluarga dan masyarakat sekitar merasa sangat kehilangan sosok Edi, lanjut Andy.
Sementara itu, Hindun, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan menyampaikan bela sungkawa dan merasa sangat kehilangan karena almarhum dikenal sebagai sosok pekerja keras dan tegas.
“Sebagai seorang dewan di komisi D, saya mengenal almhum sebagai tokoh dikalangan dewan, karena sering memberikan nasehat kepada dewan yang lain, beliau juga sering menjadi tempat menimba ilmu agama bagi temen-temen DPR lainnya,” ujar Hindun.
Selain sebagai anggota dewan, Edi merupakan pengurus PAC GP Ansor Tirto, dan anggota BPD Desa Dadirejo. (Andy P)










