Pekalongan Kota, Wartadesa. – Banjir bandang di Kota Pekalongan, Senin (27/01) kemarin merenggut satu korban meninggal di Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Korban atas nama Salma (81) warga Jalan Truntung, Klego Gang 3 ditemukan warga dalam kondisi mengambang dalam genangan banjir.
Karmilah, warga setempat menuturkan bahwa pagi hari kemarin, Senin (27/01) warga menemukan Salma mengapung di dalam rumahnnya. Warga kemudian menggotong Salma ke mushola terdekat.
Kondisi di wilayahnya yang tergenang banjir, membuat warga segera menghubungi pihak PMI untuk melakukan evakuasi terhadap korban. Warga menghubungi PMI lantaran tidak memungkinkan membawa korban ke rumah sakit terdekat, akibat kampungnya terkepung banjir.
Petugas PMI yang datang untuk mengevakuasi membenarkan bahwa korban dalam kondisi meninggal. Adit Fahmi, petugas evakuasi PMI mengungkapkan, pihaknya segera mengevakuasi jenazah ke Yayasan Arrabitah Al-Alawiyah Daarul Aitam dari mushola setempat.
“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat adanya tubuh manusia yang mengapung di Klego. Kemudian kami mendatangi lokasi dan jenazah tersebut sudah dipindahkan ke mushola sekitar pemukiman.” Ujar Fahmi.
Menurut keterangan warga setempat, Salma tinggal sendirian di rumahnya, sehingga tidak ada yang mengetahui secara dini, kondisi Salma. (WD)










