close
Hukum & Kriminal

Begini kronologi Vicky Slamet bunuh teman perempuan se kampungnya di Hotel Rejo Podomoro

vicky slamet

Siwalan, Wartadesa. – Kasus pembunuhan wanita muda di salah satu kamar Hotel Rejo Podomoro Kec. Siwalan Kab. Pekalongan, kurang dari 24 jam, telah tertangkap oleh satuan Buser Polres Pekalongan, dini hari (17/05/17).

Saat di lakukan pemeriksaan tersangka mengakui tega melakukan pembunuhan itu di karena merasa sakit hati, kepada korban.

Baca: Ngaku sakit hati, pemuda ini bunuh tetangganya di Hotel Rejo Podomoro Siwalan

Slamet tak lain adalah teman bahkan masih sekampung dengan korban di Pemalang. Slamet mengatakan, dia sudah mengenal korban sejak setahun yang lalu. Perkenalan keduanya dimulai lewat jejaring sosial Facebook. Sejak saat itu, korban dan pelaku kerap berkomunikasi meski jarang bertemu.

“Ketemu baru dua kali,” kata Slamet, Kamis (18/5/2017).

Sebelum kejadian naas itu, keduanya bertemu di pertigaan jalan tak jauh dari rumah korban di Pemalang. Keduanya pun berboncengan ke arah Comal sembari melihat lihat kaos dan sweater yang dijual di sana.

“Habis liat liat kaos dan sweater, kami berdua ke hotel. Saya bayar chek in Rp 100 ribu. Saya dijanjikan bakal dikasih uang Rp 100 ribu,” katanya.

Keduanya chek in sekitar pukul 14.10 di hotel tersebut menggunakan identitas palsu. “Chek in atas nama Slamet saja, alamatnya di Pekalongan,” katanya.

Di dalam kamar, keduanya mengobrol hingga terjadi cek cok. Slamet mengaku tidak ada niatan sama sekali untuk menggauli korban.

“Tidak tau tiba tiba dia marah. Bilang ini kok lama sekali, ternyata dia nunggu pelanggan. Saya emosi dimarahin dia, reflek mau saya tampar tapi dia mengelak. Disitu saya dikatain dan kemaluan saya ditendang,” katanya.

Emosi diperlakukan seperti itu, Slamet lalu mencekik korban hingga mulut dan hidungnya mengeluarkan darah. Dalam keadaan panik, Slamet mengaku sekali lagi mencekik dan memukul korban hingga korban meninggal dunia.

“Saya cekik lagi, lalu pukul kepalanya. Setelah itu celananya saya buka karena ada darah, saya cuci tangan terus tinggal pergi,” katanya.

Slamet keluar dari hotel sekitar pukul 15.00 sambil membawa barang korban berupa sepeda motor, dompet dan handphone.

Slamet pergi ke rumah rekannya di Kabupaten Pekalongan. Di rumah temannya, Slamet sempat mencuci sweaternya yang terkena darah korban.

“Kami tangkap sekitar pukul 02.00 dini hari di rumah temannya,” kata Kasat Reskrim Polres Pekalongan, AKP Agung Ariyanto.

Barang milik korban yang dibawa pelaku juga ditemukan di rumah teman Slamet.  Saat ini penyidik Polres Pekalongan masih mendalami keterangan Slamet. Jenazah korban telah diambil pihak keluarga dan dimakamkan di Pemalang.

“Sementara kami kenakan pasal 339 KUHP juncto pasal 339 KUHP. Ancaman hukumannya seumur hidup,” kata Agung. (Tribun)

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : pembunuhan di hotel rejo podomorosakit hati