close
EkonomiHukum & KriminalLingkunganSosial Budaya

Buntut pembuangan limbah proyek, Bupati akan panggil pelaksana pembangunan PLTU

wihaji akan panggil pltu
Nelayan Batang mengadu ke kantor bupati terkait pembungan limbah drijing PLTU Batang, Selasa (10/07)

Batang, Wartadesa. – Bupati Batang, Wihaji akan memanggil pelaksana pembanguna Pembangkit Listrik Tenaga Uap (batu bara) Batang, Rabu (11/07). Demikian disampaikannya saat menerima puluhan anggota Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Batang, Selasa (10/07) sore.

Para nelayan asal Desa Roban Barat Kedungsegog, Tulis, Roban Timur, Sengon, Subah, Seklayu, Sidorejo, Gringsing datang ke kantor kabupaten, mengadukan limbah buangan (drijing) proyek PLTU Batang.

Menurut Ketua HSNI Batang, Teguh Tarmujo, nelayan Batang melaporkan adanya pembuangan limbah drijing pembangunan PLTU yang tidak sesuai dengan aturan. “Pembuangan drijing tersebut merusak ratusan alat tangkap nelayan, sehingga ikan sulit ditangkap, sehingga meresahkan nelayan,” ujarnya.

Teguh berharap agar Bupati Batang memfasilitasi keluhan tersebut. “Nelayan sudah menyampaikan aspirasi dengan baik. Kami berharap, Pak Bupati menegur keras pelaksana pembangunan proyek tersebut. Dengan demikian, nelayan tetap bisa menangkap ikan,” lanjut Teguh.

Menjawab keluhan para nelayan, Wihaji mengatakan akan menindaklanjuti keluhan tersebut. “Saya selaku kepala daerah besok (Rabu, 11/7-Red) akan memanggil pelaksana pembangunan PLTU terkait dengan keluhan nelayan. Pemkab akan berdiri di atas aturan, karena memiliki tim pengawalan amdal yang tiap enam bulan sekali ada evaluasi. Kalau memang nanti tidak sesuai dengan amdal, akan diberi teguran keras.” Ujarnya. (WD)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : demo nelayanPLTU Batang