close
Hukum & Kriminal

Buruh tekstil di Pemalang bunuh istri dengan kapak

buruh bunuh istri

Pemalang, Wartadesa. – Warga Desa Pedurungan RT 2 RW 2 Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, digegerkan oleh pembunuhan yang dilakukan oleh Mulyono (38) dengan kapak kepada istrinya sendiri, Siti Asiyah (34). Senin (18/12).

Pelaku dapat dilumpuhkan oleh warga, saat duel bareng dua warga setempat sambil membawa kapak. Namun pelaku dapat meloloskan diri, dan kabur. Hingga akhirnya berhasil ditangkap pihak berwajib.

Menurut keterangan saksi mata, Fatkhuri (36) dan kakak korban Trisno (38), Kejadian terjadi sekira pukul 05.oo WIB.  Fahturi dan Trisno   ketika pulang dari Sholat Shubuh mendengar keributan dirumah korban, selanjutnya keduanya mendatangi rumah tersebut  untuk mencoba masuk, kebetulan pintu tidak dikunci.

Melihat ada yang mau masuk, tersangka  berusaha mencegah sehingga terjadi dorong-dorongan keduanya tidak dapat masuk karena pintu dikunci dari dalam, Fahturi dan Trisno yang masih mendengar keributan  berusaha masuk dengan mendobrak pintu belakang, namun tidak berhasil.

“Kita berdua menuju rumah korban, tapi pintu ditutup sehingga sempat terjadi dorong-dorongan tapi dari dalam rumah terdengar suara orang dipukuli, barulah setelah memutar bisa masuk ke dalam melalui samping,”jelas Trisno.

Karena pelaku masih mengendong anaknya yang masih berumur lima bulan, dan dikhawatirkan anaknya juga akan dianiaya oleh pelaku, Fahturi langsung berusaha merebut anak dan kampak yang masih dipegang pelaku, hingga terjadi duel dan anaknya bisa diselamatkan dan pelaku langsung diamankan.

Menurut Fatkhuri saat tersangka berhasil dilumpuhkan ia sempat mengancam, dan berkata, “Oh kowe Ri, nyong ucul kowe tak pateni (oh kamu Ri, kalau saya lepas kamu tak bunuh).

Namun sayangnya saat ia keluar rumah untuk mencari tali guna mengikat pelaku, ia berhasil melarikan diri akan tetapi berdasarkan informasi yang diperoleh, tersangka akhirnya berhasil dibekuk petugas di wilayah Kelurahan Beji dan saat ini ditahan di Polres Pemalang.

“Sebenarnya korban yang bekerja sebagai penjahit pernah mengeluhkan pada saya kalau suaminya pulang sering membawa senjata tajam, sedangkan Mulyono sendiri bekerja sebagai buruh tenun dan terkadang melaut,”jelas Fatkhuri.

Sementara itu menurut Kepala Desa Pedurunan, Edi Surono, pelaku Mulyono bukan merupakan warga asli Pedurungan namun berasal dari Desa Kabunan Kecamatan Taman. Sedangkan korban sendiri sehari-hari bekerja sebagai penjahit, kedua pasangan ini memang mempunyai anak satu yang masih berusia balita.

Jenazah korban dibawa ke RSU Ashari, “Sementara Jenazah korban berada di RSU Ashari Pemalang untuk dilakukan otopsi, sedangkan Tersangka beserta Barang bukti sudah diamankan di Polres Pemalang untuk proses lebih lanjut”. terang Kapolsek Taman, AKP Kabul Santosa. (Eva Abdullah, Humas Polres Pemalang)

 

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : bunuh istrisuami bunuh istri dengan kapak