close

Jalan-jalan

Jalan-jalan

Libur Akhir Pekan, Wisata Siampel Paninggaran Dibanjiri Pengunjung

IMG-20260104-WA0026

WARTA DESA, PANINGGARAN – Objek wisata Siampel yang terletak di Desa Pedagung, Kecamatan Paninggaran, terpantau ramai dipadati pengunjung pada Minggu (4/1/2026). Momentum libur akhir pekan dimanfaatkan masyarakat dari berbagai wilayah untuk menikmati keindahan alam di dataran tinggi tersebut.

​Berdasarkan pantauan di lokasi, arus wisatawan mulai mengalir sejak pagi hari. Tidak hanya warga lokal, pengunjung juga datang dari berbagai daerah di luar kecamatan guna mencari suasana segar di awal tahun.

​Daya Tarik Alam yang Masih Asri

​Keunggulan utama Wisata Siampel terletak pada kondisi alamnya yang masih terjaga. Salah satu pengunjung yang diwawancarai di lokasi mengungkapkan kepuasannya berkunjung ke destinasi ini.

​”Sangat asik di sini. Cuacanya masih sangat sejuk dan pemandangannya benar-benar alami, cocok untuk melepas penat,” ujar salah satu wisatawan.

​Fasilitas Lengkap dan Harga Terjangkau

​Selain faktor keindahan alam, faktor ekonomi juga menjadi daya tarik tersendiri. Harga Tiket Masuk (HTM) yang dibanderol relatif murah membuat Siampel menjadi pilihan wisata keluarga yang ramah di kantong.

​Bagi para pecinta petualangan, Wisata Siampel juga menyediakan fasilitas pendukung yang mumpuni. Area untuk berkemah (camping ground) telah tersedia, lengkap dengan segala kebutuhan peralatan kemah yang bisa disewa atau diakses dengan mudah oleh pengunjung.

​Kombinasi antara udara sejuk, pemandangan asri, biaya murah, dan fasilitas ngekem yang lengkap menjadikan Wisata Siampel sebagai primadona baru pariwisata di wilayah Kecamatan Paninggaran. (Ridwan)

Terkait
Menikmati golden sunrise di bukit Pawuluhan Kandangserang

Wartadesa. - Satu lagi tempat wisata di Kabupaten Pekalongan yang menarik untuk dikunjungi yaitu bukit Pawuluhan Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan Read more

Rame di media sosial, obyek wisata Kembanglangit jadi rujukan liburan

Blado, Wartadesa. - Banyaknya pengguna media sosial yang mem-posting keindahan alam Kembanglangit-park menjadikan tempat wisata ini ramai dikunjungi pelancong. Utamanya Read more

Tak Kalah Kekinian, Muda-mudi Gelar Tahun Barunan di Desa

Wartadesa - Semarak menyambut datangnya pergantian baru bukan acap kali membuat kaum muda memutar otak untuk meramaikanya, berbagai pandangan rencana Read more

Libur tahun baru, Karanganyar macet parah

Karanganyar, Wartadesa. Awal tahun baru 2017 yang juga merupakan hari libur, dimanfaatkan warga Pekalongan dan sekitarnya untuk berlibur. Akibatnya jalan Read more

selengkapnya
Jalan-jalanLingkungan

Pantai Wonokerto Mulai Tercemar Sampah, Pengelola Dinilai Kurang Tegas

IMG-20260104-WA0004

Warta Desa, Wonokerto, 2 Januari 2025 — Pantai Wonokerto, salah satu destinasi wisata andalan di Kabupaten Pekalongan, mulai menunjukkan persoalan serius terkait kebersihan lingkungan. Pantai yang selama ini dikenal dengan panorama alamnya yang indah kini terlihat tercemar oleh sampah yang ditinggalkan pengunjung di sejumlah titik kawasan wisata.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sampah plastik, sisa makanan, hingga botol minuman tampak berserakan di area pantai. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan

Salah satu pengunjung yang peduli, mengingat Pantai Wonokerto merupakan salah satu pilihan hiburan alternatif yang ramai dikunjungi, terutama pada akhir pekan dan hari libur.

Minimnya kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan dinilai menjadi faktor utama permasalahan tersebut. Namun demikian, pengelolaan pantai juga disorot karena terkesan melakukan pembiaran tanpa adanya tindakan tegas atau pengawasan yang maksimal.

“Jika tidak segera ditangani, kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan ini akan terus berlanjut dan merusak ekosistem pantai,” ujar salah satu pengunjung.

Persoalan ini tidak dapat dianggap remeh. Sampah yang mencemari pantai dan laut berpotensi merusak lingkungan, mengancam biota laut, serta menurunkan daya tarik wisata Pantai Wonokerto ke depannya.

Di sisi lain, berbagai komunitas dan relawan peduli lingkungan terus bergerak mengampanyekan laut bersih dan pantai indah. Namun upaya tersebut dinilai belum cukup tanpa dukungan nyata dari pengelola wisata dan dinas terkait.

Masyarakat berharap adanya langkah konkret, seperti penambahan tempat sampah, papan imbauan, pengawasan rutin, serta sanksi tegas bagi pengunjung yang melanggar. Sinergi antara pengelola, pemerintah, dan pengunjung dinilai penting agar Pantai Wonokerto tetap terjaga kebersihannya dan dapat dinikmati secara berkelanjutan. (Andi Purwandi) 

Terkait
[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Menikmati golden sunrise di bukit Pawuluhan Kandangserang

Wartadesa. - Satu lagi tempat wisata di Kabupaten Pekalongan yang menarik untuk dikunjungi yaitu bukit Pawuluhan Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan Read more

Rame di media sosial, obyek wisata Kembanglangit jadi rujukan liburan

Blado, Wartadesa. - Banyaknya pengguna media sosial yang mem-posting keindahan alam Kembanglangit-park menjadikan tempat wisata ini ramai dikunjungi pelancong. Utamanya Read more

Tak Kalah Kekinian, Muda-mudi Gelar Tahun Barunan di Desa

Wartadesa - Semarak menyambut datangnya pergantian baru bukan acap kali membuat kaum muda memutar otak untuk meramaikanya, berbagai pandangan rencana Read more

selengkapnya
Jalan-jalanPendidikan

Kegiatan Studi Tour TK Dharma Pertiwi Desa Loragung Dikeluhkan, Wali Murid Anggap Memberatkan

studitur

Warta Desa, Kandangserang, 11 November 2025 — Sejumlah orang tua murid Taman Kanak-Kanak (TK) di Desa Loragung, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan mengeluhkan kegiatan studi tour yang dinilai memberatkan.

Menurut informasi yang diterima, pihak sekolah menetapkan biaya sebesar Rp560.000 bagi murid yang mengikuti kegiatan studi tour ke salah satu objek wisata di Semarang. Sementara bagi murid yang tidak ikut, tetap diwajibkan membayar Rp200.000.

Kebijakan tersebut menuai keberatan dari para wali murid yang menilai kegiatan tersebut tidak memperhatikan kondisi ekonomi keluarga.

“Saya rasa ini memberatkan dan terkesan memaksa. Yang tidak ikut pun tetap harus membayar. Tidak semua wali murid mampu, apalagi sekarang kondisi ekonomi lagi sulit,” ujar Yoga Aji (25), salah satu wali murid yang menolak kegiatan tersebut.

Yoga Aji (25) juga menambahkan, seharusnya sekolah bisa memilih lokasi wisata yang lebih terjangkau di daerah sekitar. “Kalau tujuannya hanya belajar sambil rekreasi, kan bisa di wisata lokal. Tidak harus jauh ke Semarang,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan para orang tua murid tersebut. (Andi Purwandi)

Terkait

[caption id="attachment_1326" align="alignnone" width="800"] Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

IPNU IPPNU Wonokerto bentengi diri dengan Densus Aswaja

PAC IPPNU Wonokerto menggelar kegiatan Densus Aswaja di Masjid Hidayatullah, desa Semut (15/10). Foto Wahidatul Maghfiroh/wartadesa Read more

selengkapnya
Jalan-jalan

GAMPENG HILLS, Wisata Alam Baru di Perbukitan Desa Botosari yang Tawarkan Pesona dan Ketenangan

gampeng hills

Warta Desa, Botosari, Paninggaran — Desa Botosari, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan kini memiliki destinasi wisata baru yang tengah ramai diperbincangkan, yaitu GAMPENG HILLS. Terletak di kawasan perbukitan Dukuh Gunung Surat, wisata ini menawarkan panorama alam yang asri, udara sejuk, serta pemandangan indah khas pegunungan yang memanjakan mata para pengunjung.

Kepala Desa Botosari menjelaskan bahwa selain GAMPENG HILLS, desanya juga memiliki beberapa destinasi wisata unggulan lainnya, seperti Telaga Sodong yang menawarkan keindahan air alami dan ketenangan, serta Candi Trenggalek yang menjadi daya tarik wisata religi bagi masyarakat sekitar. Tidak hanya itu, Desa Botosari juga dikenal sebagai sentra penghasil sapu songket, di mana sebagian besar warganya menekuni usaha kerajinan tersebut sebagai mata pencaharian utama.

“Mayoritas masyarakat kami setiap hari bekerja membuat sapu songket. Produk ini sudah menjadi identitas Desa Botosari dan turut menunjang perekonomian warga,” ujar Kepala Desa.

Sementara itu, Nazar, selaku pengelola wisata sekaligus admin media sosial GAMPENG HILLS, mengungkapkan bahwa wisata ini telah resmi dibuka sekitar dua bulan yang lalu dan mulai ramai dikunjungi wisatawan, baik dari wilayah Paninggaran, Kajen, maupun daerah sekitarnya.

“Fasilitas yang tersedia di GAMPENG HILLS sudah cukup lengkap, seperti musala, toilet, lapangan untuk camping, serta penyewaan alat-alat camping bagi pengunjung yang tidak membawa perlengkapan sendiri. Selain itu, kami juga sudah menyediakan jaringan WiFi, penerangan listrik, dan area parkir yang memadai,” terang Nazar.

Untuk saat ini, pengelola belum menerapkan harga tiket masuk (HTM) resmi, namun setiap pengunjung dikenakan biaya kebersihan sebesar Rp10.000 per orang. Akses menuju lokasi juga terbilang mudah. Patokan lokasi jalan Dari arah Kajen ke arah Paninggaran, jalan menuju GAMPENG HILLS sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dengan keindahan alamnya dan keramahan warga sekitar, GAMPENG HILLS diprediksi akan menjadi salah satu destinasi unggulan baru di wilayah Kabupaten Pekalongan yang mampu menarik minat wisatawan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Botosari. (Rohadi)

Terkait
Menikmati golden sunrise di bukit Pawuluhan Kandangserang

Wartadesa. - Satu lagi tempat wisata di Kabupaten Pekalongan yang menarik untuk dikunjungi yaitu bukit Pawuluhan Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan Read more

Rame di media sosial, obyek wisata Kembanglangit jadi rujukan liburan

Blado, Wartadesa. - Banyaknya pengguna media sosial yang mem-posting keindahan alam Kembanglangit-park menjadikan tempat wisata ini ramai dikunjungi pelancong. Utamanya Read more

Tak Kalah Kekinian, Muda-mudi Gelar Tahun Barunan di Desa

Wartadesa - Semarak menyambut datangnya pergantian baru bukan acap kali membuat kaum muda memutar otak untuk meramaikanya, berbagai pandangan rencana Read more

Libur tahun baru, Karanganyar macet parah

Karanganyar, Wartadesa. Awal tahun baru 2017 yang juga merupakan hari libur, dimanfaatkan warga Pekalongan dan sekitarnya untuk berlibur. Akibatnya jalan Read more

selengkapnya
Jalan-jalan

Gedung KKLD Batang Terbengkalai, Warga Harap Difungsikan untuk Pariwisata

sigandu

Warta Desa, Batang, Kamis 30 Oktober 2025. – Gedung KKLD yang terletak di Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, tampak tidak terawat dan jarang digunakan sejak awal dibangun. Kondisi bangunan yang terbengkalai tersebut memunculkan keprihatinan warga setempat.

Nasihin (41), warga Ujungnegoro, menyampaikan bahwa sejak selesai dibangun, gedung tersebut jarang difungsikan.
“Dari awal dibangun jarang dipakai sampai sekarang. Sayang sekali kalau hanya dibiarkan begitu saja. Kalau diserahkan atau difungsikan untuk kegiatan Dinas Pariwisata mungkin akan lebih bermanfaat dan terawat,” ujarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kondisi fisik bangunan tampak tidak terurus, dengan halaman yang mulai ditumbuhi rumput liar.

Sementara itu, petugas dari Dinas Pariwisata setempat mengungkapkan bahwa kawasan wisata Pantai Ujungnegoro juga masih membutuhkan perhatian dalam hal peremajaan dan pengembangan.
“Pantai Ujungnegoro masih banyak dikunjungi wisatawan, terutama yang berziarah ke makam Syeh Maulana Maghribi. Harapannya, kawasan ini bisa lebih dikembangkan agar semakin menarik dan nyaman bagi pengunjung,” kata salah satu petugas.

Warga berharap agar pemerintah daerah dapat segera memanfaatkan gedung KKLD tersebut dan melakukan pembenahan kawasan wisata Ujungnegoro, mengingat potensi pariwisata dan religi di wilayah ini cukup besar. (Andi Purwandi)

Terkait
Menikmati golden sunrise di bukit Pawuluhan Kandangserang

Wartadesa. - Satu lagi tempat wisata di Kabupaten Pekalongan yang menarik untuk dikunjungi yaitu bukit Pawuluhan Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan Read more

Rame di media sosial, obyek wisata Kembanglangit jadi rujukan liburan

Blado, Wartadesa. - Banyaknya pengguna media sosial yang mem-posting keindahan alam Kembanglangit-park menjadikan tempat wisata ini ramai dikunjungi pelancong. Utamanya Read more

Tak Kalah Kekinian, Muda-mudi Gelar Tahun Barunan di Desa

Wartadesa - Semarak menyambut datangnya pergantian baru bukan acap kali membuat kaum muda memutar otak untuk meramaikanya, berbagai pandangan rencana Read more

Libur tahun baru, Karanganyar macet parah

Karanganyar, Wartadesa. Awal tahun baru 2017 yang juga merupakan hari libur, dimanfaatkan warga Pekalongan dan sekitarnya untuk berlibur. Akibatnya jalan Read more

selengkapnya
Berita DesaJalan-jalan

Wisata X Paingan Adventure, Potensi Alam Desa Tenogo yang Kian Dilirik Wisatawan

IMG-20250511-WA0017

Warta Desa,  Pekalongan —11/05/2025- Keindahan alam Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, kini makin dikenal lewat kehadiran Wisata X Paingan Adventure. Terletak di tengah lanskap alam yang masih alami, wisata ini menjadi destinasi pilihan bagi para pencinta petualangan sekaligus tempat edukasi berbasis pertanian dan lingkungan.

Menurut Kepala Desa Tenogo, pendirian Wisata X Paingan Adventure dilatarbelakangi oleh keinginan untuk memanfaatkan potensi alam desa sebagai destinasi wisata unggulan. “Kami ingin menjawab kebutuhan masyarakat akan tempat wisata yang menyatu dengan alam, sekaligus memberdayakan warga sekitar dan mendorong ekonomi desa,” ungkapnya.

Salah satu pengelola, Agus Susilo atau yang akrab disapa Pak Agus, menjelaskan bahwa wisata ini menawarkan berbagai aktivitas seperti outbond, jelajah alam, camping, serta edukasi pertanian dan perkebunan. “Kami juga punya fasilitas aula, musala, toilet, dan layanan jeep adventure,” ujarnya.

Pak Agus menambahkan, pengunjung biasanya ramai saat akhir pekan, sedangkan di hari kerja dimanfaatkan untuk kegiatan rapat atau pelatihan. Tantangan utama adalah tingginya curah hujan yang kerap memengaruhi jumlah kunjungan. Namun, pihak pengelola terus berinovasi agar pengunjung tetap terlibat, termasuk dengan rencana peluncuran pusat edukasi agro wisata yang akan menjadi yang pertama di Kabupaten Pekalongan.

Salah satu pengunjung, Lukman, warga Perum Tanjung Sari, mengaku rutin berkunjung ke wisata ini setiap bulan bersama keluarganya. “Tempatnya masih asri, udaranya segar, cocok untuk healing. Kalau bukan orang Pekalongan yang memajukan wisata lokal, siapa lagi?” katanya.

Menurut Lukman, fasilitas sudah cukup baik dan kebersihan juga terjaga, meski terkadang ada sampah dari aliran sungai atas. Ia juga memberikan masukan agar disediakan villa untuk menambah kenyamanan pengunjung yang ingin bermalam.

Dengan pesona alam yang luar biasa dan pengelolaan berbasis masyarakat, Wisata X Paingan Adventure terus berkembang sebagai destinasi unggulan di wilayah selatan Kabupaten Pekalongan. (.*.)

Kelompok 1

Kontributor . Qoulan

 

QR Code

Terkait
Menikmati golden sunrise di bukit Pawuluhan Kandangserang

Wartadesa. - Satu lagi tempat wisata di Kabupaten Pekalongan yang menarik untuk dikunjungi yaitu bukit Pawuluhan Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan Read more

Rame di media sosial, obyek wisata Kembanglangit jadi rujukan liburan

Blado, Wartadesa. - Banyaknya pengguna media sosial yang mem-posting keindahan alam Kembanglangit-park menjadikan tempat wisata ini ramai dikunjungi pelancong. Utamanya Read more

Tak Kalah Kekinian, Muda-mudi Gelar Tahun Barunan di Desa

Wartadesa - Semarak menyambut datangnya pergantian baru bukan acap kali membuat kaum muda memutar otak untuk meramaikanya, berbagai pandangan rencana Read more

Libur tahun baru, Karanganyar macet parah

Karanganyar, Wartadesa. Awal tahun baru 2017 yang juga merupakan hari libur, dimanfaatkan warga Pekalongan dan sekitarnya untuk berlibur. Akibatnya jalan Read more

selengkapnya
Hukum & KriminalJalan-jalanSosial Budaya

Wisata X Paingan di Paninggaran Jadi Sorotan

0757c0da-c22f-4cd0-8705-30e58246ab8d
  • Perizinan Masih Dalam Proses

Warta Desa, Pekalongan, 18 Maret 2025 – Wisata X Paingan di Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, yang menyediakan fasilitas jip off-road dengan tarif sewa Rp100.000 per orang perjalanan, kini menjadi sorotan terkait perizinannya.

Agus, Kepala Desa Tenogo selaku pengelola, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa perizinan wisata tersebut masih dalam proses pengajuan.

Namun, Alendra, selaku KSS Hukum, Kepatuhan, Agraria & Komunikasi Perusahaan, mengungkapkan bahwa pihak pengelola terkesan kurang aktif dalam pemrosesan izin.

“Untuk wisata tersebut, izinnya memang masih dalam proses pengajuan, tetapi pihak pengelola cenderung kurang aktif. Perhutani sudah aktif dalam proses, bahkan telah mengecek lokasi serta menemui pengelola, namun belum terlihat keaktifan dalam memproses perizinan,” jelas Alendra.

Selain itu, pihaknya juga telah memberikan himbauan agar kegiatan di wisata X Paingan dihentikan sementara hingga izin resmi diterbitkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan lebih lanjut dari pihak pengelola terkait tindak lanjut perizinan wisata tersebut. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

selengkapnya
Berita DesaEkonomiJalan-jalanLingkungan

Kontes Durian Unggulan Digelar di Paninggaran, Petani Antusias Tampilkan Hasil Terbaik

duren

Warta Desa, Pekalongan, 11 Februari 2025 – Kontes wujud durian unggulan digelar di halaman Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, pada Selasa (11/02/2025) mulai pukul 07.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh Yayasan Durian Nasional, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (SEKDIN), perwakilan KTNA Kabupaten Pekalongan, Forkompincam Paninggaran, serta 15 kepala desa di Kecamatan Paninggaran. Para petani durian dan masyarakat setempat juga turut memeriahkan acara ini.

Ketua panitia, Slamet Khairuddin (Baha), dalam sambutannya menyampaikan bahwa kontes ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas durian lokal serta memberikan apresiasi kepada para petani yang telah berupaya menghasilkan durian unggulan.

Peserta vestival durian Paninggaran, Selasa, 11 Pebruari 2025

“Kami ingin mengenalkan potensi durian dari Paninggaran agar semakin dikenal luas. Harapannya, para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas dan daya saing durian lokal,” ujar Baha.

Camat Paninggaran, Arif Nugroho, yang turut hadir dalam acara ini, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kontes durian unggulan sebagai ajang promosi bagi durian Paninggaran.

“Kegiatan ini sangat positif karena tidak hanya mendorong petani untuk menghasilkan durian berkualitas, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas. Kami berharap kontes ini bisa menjadi agenda tahunan dan semakin meningkatkan kesejahteraan petani durian di Paninggaran,” ungkapnya.

Dalam kontes ini, berbagai varietas durian unggulan dari Paninggaran dipamerkan dan dinilai berdasarkan ukuran, bentuk, ketebalan daging, serta cita rasa. Para peserta dan masyarakat tampak antusias mengikuti jalannya acara.

Selain sebagai ajang kompetisi, kontes ini juga menjadi kesempatan bagi petani untuk bertukar ilmu mengenai teknik budidaya dan perawatan durian agar menghasilkan buah dengan kualitas terbaik.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi wadah bagi para petani dalam meningkatkan produksi serta pemasaran hasil pertanian mereka, sehingga durian Paninggaran semakin dikenal di tingkat nasional. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

selengkapnya
Jalan-jalanLingkungan

Mengenal Goa Lowo di Kabupaten Temanggung

goa lowo2

Warta Desa. Temanggung – Goa Lowo atau yang baru-baru ini dikenal juga sebagai Goa Karang Purba terletak di Desa Ngalian, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung. Goa ini berada di kawasan hutan KPH Kedu Utara, wilayah kerjanya Resort Petung/RPH Petung BKPH Candiroto.

Sebagai salah satu situs purba, goa ini perlu dilestarikan karena juga menjadi habitat bagi banyak satwa liar, salah satunya kelelawar. Selain kelelawar, di area hutan lindung ini juga terdapat monyet ekor panjang, lutung, landak dan berbagai jenis burung.

Selain sebagai habitat satwa, area ini juga masuk kawasan DAS BODRI, yang di mana saat ini DAS tersebut mengalami degradasi lahan yang cukup besar. Upaya konservasi sudah banyak dilakukan pihak-pihak pemangku, salah satunya FORDAS BODRI dan Perhutani. Aktifitas alih fungsi lahan hutan ke pertanian jagung yang masif membuat kawasan hutan di DAS Bodri ini nasibnya memperihatinkan.

Dunia pendidikan punya kewajiban mencetak insan-insan yang memiliki kepedulian terhadap alam, salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler Pencinta alam. SMA N 1 Sukorejo yang merupakan sekolah adiwiyata bahkan sudah masuk kategori tingkat nasional saat ini gencar menebar gerakan hijau. Melalui sispala yang ada di SMA tsb, yang tergabung dalam Organisasi KARPAMANSA, kegiatan pelestarian alam rutin dilakukan.

Setiap tahun, agenda rutin yang dilakukan KARPAMANSA adalah kegiatan aksi kolaborasi hijau. Pada kegiatan ini, Sabtu, 21/01/2025 para siswa meng kolaborasi kan dua Divisi yang ada di KARPAMANSA, yaitu divisi Caving dan Konservasi. Caving adalah kegiatan penelusuran goa, mengeksplorasi area goa dan mempelajari apa yang ada di dalamnya.
Pendataan keanekaragaman hayati menjadi hal wajib yang dilakukan supaya kita tahu langkah konservasi apa yang tepat untuk di aplikasikan di area tersebut.

Bidang konservasi menangkap hasil eksplorasi divisi Caving dan mendapati hasil berupa dominasi satwa kelelawar di kawasan goa Lowo. Dari hasil tersebut dilakukan upaya pengkayaan sumber pakan kelelawar dan satwa lain berupa penanaman pohon Ficus drupacea atau Karet Bulu. Pohon ini memiliki buah yang disukai satwa, sehingga diharapkan kelak menjadi sumber pakan tambahan dan mendukung proses persebaran tanaman melalui biji yang ada di feses satwa. Proses alami ini akan meringankan kita karena satwa² tersebut akan menebar kotoran di tempat-tempat yang sulit dijangkau manusia dan di situ akan tumbuh bibit pohon Ficus baru.

Selain untuk sumber pakan, tanaman Ficus juga bagus untuk konservasi lahan, perakaran nya yang kuat mampu mengikat lapisan tanah dan berpotensi menyimpan sumber mata air. Daunya yang rindang juga menjadi suplyer oksigen bagi sekitar. (Andi Gunawan)

QR Code

Terkait
Menikmati golden sunrise di bukit Pawuluhan Kandangserang

Wartadesa. - Satu lagi tempat wisata di Kabupaten Pekalongan yang menarik untuk dikunjungi yaitu bukit Pawuluhan Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan Read more

Rame di media sosial, obyek wisata Kembanglangit jadi rujukan liburan

Blado, Wartadesa. - Banyaknya pengguna media sosial yang mem-posting keindahan alam Kembanglangit-park menjadikan tempat wisata ini ramai dikunjungi pelancong. Utamanya Read more

Tak Kalah Kekinian, Muda-mudi Gelar Tahun Barunan di Desa

Wartadesa - Semarak menyambut datangnya pergantian baru bukan acap kali membuat kaum muda memutar otak untuk meramaikanya, berbagai pandangan rencana Read more

Libur tahun baru, Karanganyar macet parah

Karanganyar, Wartadesa. Awal tahun baru 2017 yang juga merupakan hari libur, dimanfaatkan warga Pekalongan dan sekitarnya untuk berlibur. Akibatnya jalan Read more

selengkapnya
Jalan-jalan

Pembukaan Objek Wisata Ciblon Sigesing di Kab Pekalongan

sigesing

Warta Desa, Kesesi. – Objek wisata terbaru, Ciblon Sigesing, resmi dibuka di Desa Watugajah, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Destinasi ini menawarkan wisata air dengan pemandangan danau buatan yang memukau. Pengunjung dapat menikmati sensasi menyusuri danau dengan perahu yang dibuat oleh warga setempat.

Burhan, seorang pemerhati wisata di Kabupaten Pekalongan yang berperan besar dalam pembentukan objek wisata ini, menjelaskan bahwa saat ini Ciblon Sigesing tidak dikenakan tarif masuk. Pengunjung hanya perlu membayar uang parkir sebesar Rp 2.000 untuk motor dan Rp 3.000 untuk mobil.

“Untuk menikmati perjalanan menaiki perahu, pengunjung hanya perlu membayar Rp 10.000 per orang. Perjalanan ini akan mengelilingi danau selama 15-20 menit dengan pemandangan yang menakjubkan,” ujar Burhanudin, kamis (23/5).

Ciblon Sigesing juga menyediakan berbagai fasilitas umum seperti kamar mandi, tempat ibadah, kantin, dan lainnya, memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung.

“Kami sangat memperhatikan keamanan di sini. Semua fasilitas yang disediakan bertujuan untuk memberikan kenyamanan maksimal kepada para pengunjung,” tambah Burhan.

Selain menikmati pemandangan danau dan perjalanan perahu, tempat ini juga menjadi favorit bagi para pemancing. Banyak “mancing mania” yang sering mengunjungi Ciblon Sigesing untuk menyalurkan hobi mereka.

“Dengan segala keunikan dan fasilitas yang ditawarkan, Ciblon Sigesing diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Pekalongan, memberikan pengalaman baru yang menyenangkan bagi setiap pengunjung yang dating,” Pungkasnya. (RHD)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya