Warta Desa, Wonokerto, 2 Januari 2025 — Pantai Wonokerto, salah satu destinasi wisata andalan di Kabupaten Pekalongan, mulai menunjukkan persoalan serius terkait kebersihan lingkungan. Pantai yang selama ini dikenal dengan panorama alamnya yang indah kini terlihat tercemar oleh sampah yang ditinggalkan pengunjung di sejumlah titik kawasan wisata.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sampah plastik, sisa makanan, hingga botol minuman tampak berserakan di area pantai. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan
Salah satu pengunjung yang peduli, mengingat Pantai Wonokerto merupakan salah satu pilihan hiburan alternatif yang ramai dikunjungi, terutama pada akhir pekan dan hari libur.
Minimnya kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan dinilai menjadi faktor utama permasalahan tersebut. Namun demikian, pengelolaan pantai juga disorot karena terkesan melakukan pembiaran tanpa adanya tindakan tegas atau pengawasan yang maksimal.
“Jika tidak segera ditangani, kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan ini akan terus berlanjut dan merusak ekosistem pantai,” ujar salah satu pengunjung.
Persoalan ini tidak dapat dianggap remeh. Sampah yang mencemari pantai dan laut berpotensi merusak lingkungan, mengancam biota laut, serta menurunkan daya tarik wisata Pantai Wonokerto ke depannya.
Di sisi lain, berbagai komunitas dan relawan peduli lingkungan terus bergerak mengampanyekan laut bersih dan pantai indah. Namun upaya tersebut dinilai belum cukup tanpa dukungan nyata dari pengelola wisata dan dinas terkait.
Masyarakat berharap adanya langkah konkret, seperti penambahan tempat sampah, papan imbauan, pengawasan rutin, serta sanksi tegas bagi pengunjung yang melanggar. Sinergi antara pengelola, pemerintah, dan pengunjung dinilai penting agar Pantai Wonokerto tetap terjaga kebersihannya dan dapat dinikmati secara berkelanjutan. (Andi Purwandi)









