close

Kesehatan

KesehatanLayanan Publik

Dua pasien Covid-19 RSUD Batang sembuh

no thumb

Batang, Wartadesa. –  Dua warga positif Korona yang dirawat di RSUD Kalisari Batang dinyatakan sembuh. Mereka berasal dari Desa Tegal Sari, Kecamatan Kandeman,  dan Desa Donorejo, Limpung, Kabupaten Batang.

Plt Direktur RSUD Batang, dr Tri Handoko mengatakan bahwa kedua pasien  sudah diperbolehkan pulang, setelah menjalani perawatan 14 hari. “Kedua orang tersebut berasal dari Desa Tegal Sari Kecamatan Kandeman dengan usia (39) dan Desa Donorejo Kecamatan Limpung usia (40).” ujar Tri Handoko, Senin (18/05).

Tri Handoko menambahkan bahwa kedua pasien telah menjalani empat kali tes swab dengan hasil negatif. “Dua pasien yang sembuh dari korona setelah dirawat selama 14 hari, mereka dinyatakan sembuh setelah 4 kali dilakukan swab laboratorium yang hasilnya negatif,” lanjutnya.

Terkait lima orang PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang meninggal di RSUD Batang, Tri Handoko mengungkapkan bahwa mereka mempunyai penyakit penyerta. “Memang ada penyakit penyerta kormobit seperti gula, jantung,” lanjutnya.

Dijelaskan pula dari semua perawat, dokter dan cleaning servis yang bersentuhan langsung dengan pasien covid-19 ada 219 orang, mereka sudah menjalani rapid tes yang hasilnya negatif.  “Alhamdulilah semua tenaga medis dan clening servis RSUD  Batang hasil rapid tes negatif, Karena mereka menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap sesuai SOP,” tuturnya.

Hingga saat ini RSUD Batang tengah merawat 22 PDP dan 42 ODP. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Tren Covid-19 Kota Santri menurun, warga seperti dalam kondisi normal?

gemek

Kajen, Wartadesa. – Hingga tanggal 15 Mei 2020 tren kasus Covid-19 di Kota Santri cenderung turun. Data saat ini, jumlah ODP 218 orang, PDP 3 orang dan positif 1 orang. Hal tersebut membuat warga Pekalongan “merasa dalam kondisi normal”. Terlihat dari pantauan, seluruh kegiatan warga di beberapa ruas jalanan kembali ramai.

Pantauan sejak Kamis hingga Jum’at (15-16/05) seluruh area pasar, pusat-pusat keramaian, toko dan pusat ekonomi, dan jalanan kembali disesaki warga untuk memenuhi kebutuhan jelang lebaran. Sayangnya aktivitas mereka jauh dari protokol kesehatan. Lebih dari 80 persen warga yang bersesakan di berbagai tempat tersebut tidak mengenakan masker. Toko dan tempat-tempat keramaian tidak ada yang menyediakan tempat cuci tangan dan protokol kesehatan lainnya.

Rapat koordinasi dan evaluasi tim gugus penanggulangan Covid-19 KabupatenPekalongan

Aktivitas keramaian tersebut, khas seperti tahun-tahun sebelum pandemi Korona. Bahkan di Kawasan Kuliner Gemek, Paesan, Kedungwuni yang dekat dengan Posko Covid-19 dan Posko Kepolisian, terlihat aktivitas keramaian yang naik dari hari-hari sebelumnya.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan dalam rapat koordinasi dan evaluasi, Jum’at (15/05) kemarin.

Agenda rapat tersebut membahas fenomena saat ini, yaitu kondisi hubungan sosial masarakat Kabupaten Pekalongan ada fenomena yang menunjukan secara psikologi masyarakat menunjukan kejenuhan, sehingga beberapa minggu ini mengurangi aktifitasnya sesuai himbauan pemerintah. Hal ini ditunjukan dengan meningkatnya aktifitas masyarakat di tempat-tempat  umum, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri.

Asip Kholbihi, Bupati Pekalongan meminta perhatian serius, mengingat pandemi Korona belum benar-benar hilang. “Oleh karena itu perlu tetap meningkatkan sosialisasi terkait pentingnya melaksanakan Protokol Kesehatan kepada seluruh masyarakat. Sosialisasi dan himbauan ini perlu ditingkatkan lewat berbagai saluran komunikasi dan informasi yang ada, baik dilakukan oleh Pemkab, TNI, Polri dan lembaga-lembaga organisasi masyarakat lain.” Ujarnya.

Selain itu, rapat juga membahas perlunya pengawalan penyaluran bantuan sosial warga terdampak pandemi Korona, baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun lainnya, sehingga berjalan lancar dan aman.

Asip juga meminta agar pelaksanan ibadah di Kota Santri tetap mengacu pada maklumat Bupati Pekalongan dan regulasi pemerintah pusat. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Delapan pasien positif Korona di Batang sembuh

wihaji

Batang, Wartadesa. – Berita gembira, delapan orang dari 22 pasien positif virus corona jenis baru (Covid-19) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

“Delapan pasien sembuh sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya. Adapun 13 pasien positif COVID-19 masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kalisari Batang dan di Rumah Sakit Qolbu Insan Mulia (QIM), serta satu orang meninggal,” kata Bupati Batang Wihaji di Batang, Jumat siang.

Wihaji menyebut bahwa delapan pasien tersebut merupakan OTG alias Orang Tanpa Gecala dan PDP atau Pasien Dalam Pengawasan. Adapun berdasar data Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Batang, kata dia, jumlah total orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 824 orang terdiri atas 112 orang berstatus ODP dan 712 orang dinyatakan selesai.

Kemudian, total jumlah PDP sebanyak 52 orang terdiri atas 10 orang masih dirawat, 34 dinyatakan selesai, serta 8 orang meninggal.

Delapan orang yang dinyatakan sembut tersebut berasal dari Kecamatan Batang tiga orang, Kandeman (2), Banyuputih (1), Blado (1), serta Kecamatan Limpung (1).

Perkembangan kasus pandemi COVID-19 di wilayah itu, kata dia, cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah pasien positif virus corona di beberapa kecamatan. Ada 14 kecamatan dari 15 kecamatan di Kabupaten Batang dinyatakan zona merah dan kuning, kecuali Kecamatan Gringsing yang masih berstatus sebagai zona hijau. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

PDP meninggal dimakamkan di Petarukan

pdp

Pemalang, Wartadesa. – Antisipasi penolakan warga masyarakat, Kapolsek Petarukan Polres Pemalang AKP Subur Suharto, bersama empat personil, telah melaksanakan pengamanan pemakaman warga yang berstatus PDP di Desa Bulu Kec Petarukan Kab Pemalang. Jum’at 15/5/2020

Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 14 Mei 2020 pukul 11.00 wib s/d 00.45 Wib bertempat di pemakaman Umum Desa Bulu kecamatan Petarukan Kab.Pemalang telah di laksanakan Pemakaman warga yang berstatus PDP (Pasien dalam Pengawasan).

Hadir dalam pemakaman Bpk.DR.H. Junaedi SH.MM (Bupati Kab Pemalang), Bpk.Tutuko raharjo (Jubir gugus tugas Covid 19 Kab Pemalang), Bpk.Sigit (BPBD Kab Pemalang), Drs Sukisman(Camat Petarukan), Kapten Cba Sutiyono (Danramil 03/ Petarukan, AKP Subur (Kapolsek Petarukan), Bpk.Usman (Kepala Kelurahan Petarukan), Dr Aris Munandar (Dokter Puskesmas Kelurahan Petarukan), dengan
Jumlah peserta kl. 40 orang.

Data Almarhum sdr Winarko Bin Karyudi, umur 20 Tahun, Alamat RT 04 RW 14 Dukuh Peron Kelurahan Petarukan Kecamatan Petarukan kabupaten pemalang

Riwayat Almarhum Winarko, sebelumnya bekerja sebagai karyawan pabrik udang di Muara baru jakarta, selanjutnya pada tanggal 7 Mei di rawat RS Setya atmaja jakarta selama 3 hari atas permintaan dari keluarga selanjutnya Sdr. Winarko di rujuk ke RSUD Pemalang.

Tanggal 10 Mei 2020 Sdr Winarko Masuk RSUD Pemalang dan di rawat selama 3 hari, Pada tanggal 13 Mei 2020 pulang rawat jalan dan hari Kamis tangal 14 pukul 17.00 wib meninggal dunia. Jelas perwakilan keluarga bpk Pranoto ketua Rw 14 dsn peron

Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu, melalui Kapolsek Petarukan AKP Subur Suharto, menyampaukan bahwa Pemakaman Almarhum Winarko dilaksanakan sesuai protap Covid 19 dengan menggunakan APD (Alat pelindung Diri). Jelas AKP Subur S

Saat ini Almarhum belum di nyatakan positif Corona karena hasil Test Swab belum keluar; Selama proses pemakaman berjalan dengan baik tanpa adanya penolakan dari masyarakat Kelurahan Petarukan. Pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Kembali, satu tenaga medis dan warga Pemalang positif Korona

covid pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemalang malam ini mengumumkan satu orang tenaga medis dan satu warga Pemalang terpapar virus Korona. Kamis (14/05). Keduanya dinyatakan terpapar virus Covid-19 berdasarkan hasil swab tes dari Kementrian Kesehatan di Semarang dan Salatiga.

Dalam konferensi pers, Bupati Pemalang yang juga Ketua Gugus Tugas mengungkapkan bahwa dua orang tersebut berinisial Y (39) berjenis kelamin perempuan warga Pemalang yang merupakan tenaga medis yang merawat pasien positif Korona.

Sementara warga Pemalang yang positif Korona, lanjut Junaedi, adalah B (33) seorang perempuan warga Kecamatan Petarukan.

“Saat itu, tenaga medis inisial Y, yang terpapar virus corona memiliki riwayat kontak langsung dan pernah merawat pasien yang positif. Sementara untuk yang berinisal B, memiliki riwayat sakit batuk dan pernah bepergian dari luar kota yang berstatus zona merah,” ujar Junaedi.

Junaedi menyebut, satu tambahan Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang meninggal dunia, yakni W (20) seorang laki-laki asal Kecamatan Petarukan dan saat ini sedang dilakukan pemakaman dengan standar protokol kesehatan.

“Sebelumnya PDP inisal W, kesehatannya sudah membaik dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit, dan saat menjalani pemulihan, W ternyata meninggal dunia,” lanjut Junaedi.

Data saat ini, ungkap Junaedi, tercatat ada 27 orang yang positif corona, 4 orang masih dirawat, 22 orang sembuh (negatif) dan 1 orang meniggal dunia.

Sementara untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 102 orang dengan rincian, 31 orang masih dalam pengawasan, 58 dinyatakan selesai, dan 13 orang meninggal dunia. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

33 Penderita HIV dapat bantuan dari Baznas Pemalang

baznas pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pemalang memberikan dukungan kepada penderita HIV/AIDS dengan mendukung ekonomi produktif. Mereka mendapatkan modal usaha untuk menjalankan kegiatan ekonomi.

“Ada 33 orang penderita HIV yang kita bantu dengan total Rp 50juta,”  ujar Ketua Baznas Pemalang, Agus Nurholis, dalam penyererahan (pentasyarufan) zakat kepada pondok pesantren, madrasah diniyah, dan Taman Pendidikan Quran (TPQ) se-Kabupaten Pemalang. Penyerahan dilakukan Wakil Bupati,  Martono dan Sekda, M Arifin di Pendopo Kecamatan Pemalang, Kamis (14/05).

Sebanyak 751 lembaga podonk pesantren, madrasah diniyah dan TPQ mendapatkan bantuan dengan total sebesar Rp 800 juta.

Menurut Agus Nurholis,  bantuan yang diserahkan hari ini sebagai bentuk apresiasi Baznas kepada lembaga-lembaga pendidikan keagamaan se-Kabupaten Pemalang yang saat ini terdampak pandemi Covid 19.

“Selain bantuan, Baznas juga membagikan 50 ribu masker kepada masyarakat, penyemprotan diainfektan dan bantuan suplemen kepada tenaga kesehatan,” ujarnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Kasus Korona, Pemalang berkurang dua, Pekalongan bertambah satu

covid

Pemalang, Wartadesa. – Satu tenaga medis berinisial Y (35), laki-laki asal Pemalang dan satu lagi warga Comal berinisial NA (22) berjenis kelamin perempuan dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah mejalani tes swab dua kali dengan hasil negatif. Demikian disampaikan oleh  Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19   Junaedi dalam keterangan pers yang berlangsung di Pendopo Kabupaten pada Rabu (13/5/2020) malam.

“Dengan demikian semua tenaga kesehatan yang telah terkonfirmasi positif semuanya telah dinyatakan sembuh atau selesai,” kata  Junaedi.

Update sementara perkembangan pantauan Covid-19 di Kabupaten Pemalang hingga Rabu (13/5/2020) malam pukul 22:15 WIB, kembali berubah yakni jumlah total postif 25 orang, yang dirawat 2 orang, jumlah sembuh 22 orang dan meninggal 1 orang.

Sementara itu, di Kabupaten Pekalongan, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Pekalongan bertambah satu yakni warga Siwalan. Hingga Kamis (14/5), kasus terkonfirmasi positif corona menjadi 10 orang.

Data Covid-19 Kabupaten Pekalongan diambil dari http://corona.pekalongankab.go.id/ Kamis (14/05)

Data positif ini ada di Kecamatan Bojong 4 orang, Kedungwuni 2 orang, Kesesi 1 orang (sembuh), Kecamatan Siwalan 1 orang, Kecamatan Sragi 1 orang (meninggal), dan Kecamatan Wiradesa 1 orang.

Data pasien positif, sumber http://corona.pekalongankab.go.id/ Kamis (14/05)

Informasi dihimpun, kasus positif Covid-19 terbaru di Kecamatan Siwalan ini berjenis kelamin perempuan dan berusia 65 tahun. Pasien positif ini dirawat di ruang isolasi RSUD Bendan, Kota Pekalongan. Ia terpapar virus Korona dari anaknya yang bekerja di Jakarta.

Pasien ini awalnya masuk rumah sakit dengan keluhan mual dan diare. Ia masuk rumah sakit tanggal 6 Mei, dan pulang tanggal 10 Mei. Setelah hasil swab keluar dan dipastikan positif, pasien ini dijemput pihak rumah sakit untuk menjalani perawatan di RSUD Bendan, kemarin pagi. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Hasil tracking, 11 Positif Korona dari tenaga medis dan peserta Ijma Ulama Gowa

wihaji

Batang, Wartadesa. – Bupati Batang, Wihaji mengumumkan ada 11 penambahan  positif Korona dari hasil tracking Tim Percepatan Penanganan Gugus Tugas Covid-19 Batang. Tujuh orang tenaga medis Rumah Sakit QIM (Qolbun Insan Mulia) Batang dan empat warga Batang yang menjadi peserta Ijma Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan.

“Penambahan 11 orang terkonfirmasi virus corona hasil tracking klaster tenaga medis rumah sakit QIM sejumlah 7 orang dan 4 orang dan warga Batang yang jadi peserta ijtima ulama di Gowa Sulawesi Selatan,” kata Bupati Batang, Wihaji, saat konferensi Pers, Rabu (13/05).

Wihaji menambahkan bahwa hasil tracking sesuai dengan hasil rapid tes. “Tujuh tenaga medis RS QIM semuanya Orang Tanpa Gejala (OTG) yang masih menjalani karantina di tempat kerjanya,” lanjut Wihaji.

Masih menurut Wihaji, untuk tenaga medis yang positif saat ini sudah menjalani karantina di rumah sakit. Mereka tiga orang warga Batang, dan empat lainnya merupakan warga Kabupaten Pekalongan dan Kendal.

Sementara empat orang  jamaah tabligh Gowa berasal dari Kecamatan Reban, Subah, Tulis, mereka masih menjalani Isolasi mandiri di rumahnya. “Ke empat orang klaster Gowa semuanya OTG, hari ini dinas kesehatan menjemput mereka agar dikarantina di RSUD Kalisari Batang,” kata Wihaji.

Namun setelah hasil swab tesnya keluar, lanjut Wihaji, maka mereka akan dijemput untuk menjalani karantina dan perawatan di RSUD Batang. Meskipun mereka termasuk OTG, namun harus tetap menjalani perawatan agar sembuh dari Covid-19,” ujar Wihaji.

Dua kecamatan dinyatakan zona merah yakni Reban dan Subah, yang sebelumnya Kecataman Batang, Kandeman, Tulis, Banyuputih, Limpung, Bawang dan Blado jadi totalnya ada 9 kecamatan.
“Total warga Batang ada 20 orang positif Covid-19, rincinya 10 tenaga medis, 5 orang masyarakat umum,” ujar Wihaji. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Asip Kholbihi: Kesadaran warga patuhi protokol pencegahan Covid-19 turun

asip

Kajen, Wartadesa. – Kesadaran warga Kota Santri untuk mematuhi protolok pencegahan Covid-19 menurun. Padahal tren jumlah ODP, PDP dan lainnya meningkat. Menurut Bupati Pekalongan,  jumlah kumulatif ODP ada 432 orang, PDP ada 28 orang, dan positif ada 7 orang. Kasus ODP mengalami kenaikan dari 424 orang pada bulan April menjadi 432 orang di bulan Mei (per tanggal 10 Mei), atau mengalami kenaikan 1,89%.

Turunnya kesadaran warga ini diungkapkan Bupati Pekalongan, Asip kholbihi dalam penyerahan secara simbolis, bantuan paket sembako dari Baznas Kabupaten Pekalongan di Pendapa Rumdin Bupati, Senin (11/5) kemarin.

“Tren di Kabupaten Pekalongan belum menunjukan penurunan, bahkan cenderung meningkat. Maka harus banyak berdoa dan beramal. Mudah-mudahan menjadi wasilah kita untuk memohon kepada Allah SWT agar hajat kita bisa terkabul. Mudah-mudahan Akhir Juni, bahkan semoga bisa secepatnya musibah corona bisa cepat berlalu,” ujar Bupati.

Bupati berpesan agar protokol tentang phyisical dan sosial distancing dijaga. Diakuinya, selama bulan puasa pada waktu sore jalanan ramai sekali. “Silahkan bepergian tapi wajib pakai masker. Agar yang sakit tidak menularkan kepada yang sehat, dan yang sehat tidak sakit. Ini Ikhtiar yang sederhana tapi vital yang terus menerus kita sosialisasikan,” ujar dia.

Asip mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin perekonomian daerah lumpuh, Pemkab Pekalongan mengingatkan masyarakat baik sebagai penjual maupun pembeli agar tetap mengenakan masker guna menghindari penyebaran covid19.  “Kita mencoba melindungi akses ekonomi yang vital. Seperti pasar kan harus tetap bergerak, meskipun di tengah seruan untuk physical distancing (jaga jarak),” katanya.

Pemkab Pekalongan sebelumnya telah memberikan himbauan kepada para pedagang untuk menerapkan protokol kesehatan. “Kita sering memberikan himbauan untuk sering cuci tangan dan penggunaan masker, utamanya bagi para pedagang yang sering berinteraksi dengan banyak orang,” pungkas Asip. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
Anti HoaxKesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Informasi pedagang jins bantingan terpapar Covid-19 beredar, benarkah?

beredar

Kajen, Wartadesa. – Informasi adanya pedagang jins bantingan di Pasar Kedungwuni yang terpapar Covid-19 beredar luas di media sosial. Warta Desa mendapatkan broadcast pesan dari WA grup dua hari lalu.

Pesan Whats App tersebut berbunyi,

Kpd.yth. Bp.Bupati Pekl: Kami laporkn dg hormat tindaklnjut laporan masya.terkait ada warga pedagang di pasar bantingan jeans yg terkonfirmsi positif covid -19 sbb: Telah kami tindaklnjuti koordinasi dg kepala puskesmas, mngambil langkah bersama kapuskesmas kdw 1 bersama tim covid, melakukan konfirmsi kpd warga terkait d tetangga termasuk masy. pedagang yg kemungkinn kontak dg ybs. Hasil konfirmasi yaitu warga xxxx barat an.xxxx,umur 38 pedagang di pasar bantingan jeans, gang baratnya pasar induk kdw kemrin sakit, indikasi terkait covid-19 Infonya kemrin malam 6 mei 20 di larikn ke rsi xxxx, setelah mndpt penanganan ada indikasi suspect virus , akhirny dilnjutkn ke rs xxxx/ sd saat ini opname di rs xxxx kota pekalongan. Konfirm selnjutnya team covid td pagi 8 mei 20, melakukan tracing kpd klga d tetangganya, di peroleh informasi sbb: Warga yg kontak langsung dg ybs yaitu: 1. xxxxx 42 th, suami ybs almt xxxxx xxxx rt 01/07 kdw xxxx 2. Anak2 nya: -xxxxx xxxx xxxx 16 th -m.xxxx xxxx xxxx 8th -xxxx xxxx xxxx 1 th 3. Ibu kandung xxxx xxxx 55 th 4. Kontak dg warga lain – xxxxx 55 th xxxxx -xxxx xxxx timur 5.kontak antr pedagang -xxxxx xxxx xxxx 2/7 -xxxx wonopringgo 6. Kontak dg sopir loper -xxxxx xxx -mbah xxxx podo -xxx xxxx prawasan -xxxxx kwayangan 7.kontak dg pembeli luar kota – weleri -comal -pemalang Selnjutnya utk tindaklnjut terus dilakukan pantauan dr tim covid kes.puskesmas bersama tim gugus covid kec. Demikian lap.sementara sbg bhn utk pengambiln kebijakan

Dalam pesan yang beredar luas melalui whatsapp itu menyatakan ada pedagang di pasar bantingan jins Kedungwuni positif Covid-19. Masyarakat pun banyak yang menanyakan informasi terkait pedagang di pasar bantingan tersebut. Meski demikian, hingga saat ini warga tersebut belum dinyatakan positif terpapar Korona.

“Itu pun belum tentu Covid. Swab baru dikirim. Rapid baru menunjukkan ada reaksi (reaktif), sehingga perlu ditegakkan dengan swab,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Setiawan Dwiantoro. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya