close

Lingkungan

BencanaLingkungan

Hujan seharian, dua jembatan di Kandangserang putus

27867990_155078128632560_7811968265404202538_n

Kandangserang, Wartadesa. – Hujan deras sehari penuh kemarin, menyebabkan dua jembatan vital di Kecamatan Kandangserang putus, bahkan badan jembatan hanyut diterjang derasnya air. Kamis (15/02).

Badan jembatan Kali Tonjong atau Kali Keruh di Desa Luragung patah, sebagian badan jembatan terseret arus derasnya air. Jembatan Luragung ini merupakan jembatan vital (penting) yang menghubungkan Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Pemalang.

Cipto, warga setempat mengungkapkan bahwa jembatan putus dan badannya terbawa derasnya arus sungai, “Jembatan Luragung putus karena badannya patah diterjang air,” tuturnya.

Selain jembatan Luragung yang putus, jembatan Kali Asahan di Desa Bubak Kecamatan Kandangserang juga ambrol terbawa air sungai yang deras.

Tidak ada korban jiwa dalam putusnya dua jembatan di Kandangserang,  karena tidak ada warga yang melintas. Namun banyak warga yang menyaksikan kejadian putusnya jembatan tersebut. Masih lanjut Cipto. (Eva Abdullah)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya
BencanaLingkungan

Kembali longsor, Jalan Raya Karanganyar-Lebakbarang tertimbun

longsor

Lolong, Wartadesa. – Bencana longsor kembali terjadi di Jalan Raya Karanganyar-Lebakbarang Kabupaten Pekalongan, Kamis, (15/02) sekitar pukul 17.00 WIB. Longsor terjadi akibat hujan yang mengguyur wilayah Desa Lolong dan sekitarnya, hingga jalan penghubung dua kecamatan yang berada di desa tersebut tertimbun material longsor.

Pewarta Wartadesa di lokasi kejadian melaporkan bahwa, akibat longsor tersebut, akses kendaran roda dua maupun roda empat terputus. Bahkan warga yang mengendarai motor, harus mengangkat motor atau menggotong motor, lewat tepi jalan yang timbunannya tidak terlalu tinggi, agar bisa melalui ruas jalan tersebut.

“Terpaksa kami harus gotong-royong mengangkat motor, lewat samping, yang tumpukan material longsornya tidak terlalu tinggi,” Ujar Arifin, warga Lebakbarang.

Timbunan longsor menutup ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar di Desa Lolong, dengan ketinggian 1,5 meter. Material berupa tanah, batu dan kayu menyebabkan warga terkendala untuk segera melakukan evakuasi material longsor dikarenakan hujan masih mengguyur wilayah tersebut.

Bagi warga Lebakbarang yang dari wilayah Karanganyar, dan hendak pulang, dihimbau untuk tidak melewati jalur Lolong, demikian juga sebaliknya, karena akses jalan terputus oleh tumpukan material longsor. Pungkas Arifin. (Budi)

 

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya
Lingkungan

Galian C di Rogoselo dihentikan

918f7495-3ba9-4490-9f4a-943a9e918bb8

Doro, Wartadesa. – Galian C di Desa Rogoselo Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan dihentikan operasionalnya untuk sementara, hingga waktu yang belum ditentukan, menungu kelengkapan administrasi. Rabu (14/02).

Menurut Kapolsek Doro, AKP Suharyono, pihaknya kembali melakukan monitoring lokasi galian C milik Wardoyo di Desa Pedawang Kecamatan Karanganyar yang berbatasan dengan wilayah Desa Rogoselo.

Dengan disaksikan oleh warga Pedawang dan warga Rogoselo, Kapolsek menyatakan bahwa operasional galian C milik Wardoyo dihentikan, “Bahwa operasional dihentikan sementara, menunggu keputusan proses administrasi oleh dinas terkait.” Ujarnya.

Kapolsek Doro menambahkan bahwa pihaknya tetap melakukan monitoring perkembangan kasus tersebut, “kami tetap memonitor perkembangan situasi, karena antara Desa Pedawang Kec. Karanganyar letaknya berbatasan dengan Desa Rogoselo Kec. Doro. (Eva Abdullah)

Terkait
Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Dua cucian jins di Pegaden Tengah ditutup Satpol PP

Wonopringgo, Wartadesa. - Dua tempat pencucian jins di Desa Pegaden Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ditutup oleh Satpol PP, hari Read more

Nasib galian C Pododadi Karanganyar ditentukan Senin depan

Wiradesa, Wartadesa. - Paska unjuk rasa yang dilakukan oleh warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongam, Kamis (11/01) kemarin dan Read more

Laut pasang, Pantaisari terendam

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Kondisi laut pasang (rob) yang tinggi merendam jalan WR Supratman depan Tempat Pelelangan Ikan (TPI/PPNP) hingga Read more

selengkapnya
LingkunganSosial Budaya

‘Diantup tawon’ warga Bondansari diopname

tawon gung

Wiradesa, Wartadesa. – Petugas terpaksa harus menghacurkan sarang tawon Gung di Desa Bondansari Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan dengan mobil pemadam kebakaran yang telah diisi air, solar dan pembasmi serangga, Senin (05/02) lantaran menelan tiga korban. Warga disengat lebah Gung, bahkan salah seorang warga harus diopname selama empat hari di Puskesmas setempat.

Tiga orang warga Desa Bondansari disengat tawon Gung pada Senin (29/01) lalu. Empat rumah penduduk setempat didatangi lebah hutan jenis Gung yaitu rumah Dukri Rt. 09/03, Jumadi Rt. 06/03, Jacky Rt. 08/03 dan Fatriyah. Lebah Gung tersebut membuat sarang di rumah mereka.

Karena merasa terganggu Dukri, Jumadi dan Jacky berusaha menghalau dengan caranya sendiri sendiri namun malah kena serangan balik dari lebah Gung tersebut. Hingga akhirnya Dukri harus diopname empat hari di puskesmas Wiradesa karena terkena 40 sengatan dan dua orang lainnya rawat jalan.

Untuk menghindari korban bertambah, pihak Pemdes Bondansari berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan untuk memusnahkan sarang tawon Gung tersebut.

Pukul 12.00 WIB dilakukan kegiatan penyemprotan lebah Gung berikut sarangnya di empat rumah warga Desa Bondansari Wiradesa. (Eva Abdullah, Foto: Ilustrasi)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
BencanaLingkungan

Talud SD Depok Lebakbarang longsor

sd depok lebakbarang

Lebakbarang, Wartadesa. – Talud SD negeri Depok, Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan longsor akibat hujan deras.  Talud sepanjang 15 meter dengan tinggi empat meter tersebut roboh, Senin (05/02).

Kepala SD N Depok, Dahlan, mengungkapkan bahwa longsornya talud SD tersebut tidak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolahnya, namun siswa dan guru harus ekstra berhati-hati karena jarak talud yang longsor dengan ruang kelas kurang dari satu meter.

“Ini tidak mengganggu, tapi kita harus ekstra hati-hati juga. Kita ekstra awasi anak-anak agar tidak bermain di sekitar lahan yang longsor,” tutur Dahlan.

Meski demikian, Dahlan khawatir karena hujan kerap mengguyur wilayahnya akan menggerus ruang lainnya. “Jalan ke kelas ya lewat sini. Harus hati-hati karena berjarak dekat dengan yang longsor. Kita khawatirnya bila hujan datang akan menggerus ruangan lainnya juga,” lanjut Dahlan.

Sementara itu proses evakuasi dinding yang terbawa longsor dilakukan dengan gotong royong oleh warga setempat dan dibantu dari petugas TNI Koramil Lebakbarang dan anggota Polsek Lebakbarang. (Budi Rahayu Setiawan)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya
Hukum & KriminalLayanan PublikLingkungan

Jalan rusak akibat truk material tol, warga gelar unjuk rasa

demo tol pemalang 1

Pemalang, Wartadesa. – Sedikitnya 30 warga Desa Widodaren dari komunitas Rakyat Gereh Petek melakukan unjuk rasa di pertigaan jalan Dukuh Contong Desa Widodaren, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Senin (5/2). Mereka menuntut perbaikan jalan yang rusak akibat dilewati truk pembawa material tol.

Penanggung jawab aksi, Andi Rustono mengatakan bahwa aksi yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut menuntut PT. Sumber Mitra Jaya (SMJ) sebagai pemenang tender pekerjaan pengurugan Paket 3 (Desa Sitemu Kec. Taman Kab. Pemalang sampai Pekajangan Kab. Pekalongan), segara memperbaiki jalan yang rusak dan sungai yang terdampak yang ada di sekitar Desa Widodaren.

“Segera perbaiki jalan yang rusak, ganti kerugian warga akibat pembangunan jalan tol seperti pagar yang roboh,
perbaikan harus menyeluruh seperti jalan bergelombang dan berlubang,” kata Andi Rustono dalam orasinya.

Andi Rustono juga menegaskan apabila tidak segera diperbaiki maka truk proyek tidak boleh lewat. Kondisi jalan agar dikembalikan seperti semula, agar aktifitas masyarakat normal kembali. Ia juga meminta pihak PT SMJ melakukan koordinasi dengan Pemdes Widodaren untuk inventarisir jalan yang rusak dan memprioritaskan akses jalan ke sekolah.

Kapolsek Petarukan, Polres Pemalang, Polda Jawa Tengah, AKP Amin Mezi S, SH, MH yang memimpin langsung pengamanan aksi mengatakan tidak ada titik kumpul dalam aksi tersebut. Kapolsek juga memberikan arahan terkait jalannya aksi.

“Terima kasih karena unjuk rasa yang dilakukan telah sesuai dengan prosedur. Dan dalam long march ke Balai Desa Widodaren nanti agar dilaksanakan dengan tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum; Apabila dalam perjalanan tidak tertib maka petugas akan mengambil langkah hukum,” tegasnya.

Di balai Desa Widodaren, para pengunjuk rasa ditemui oleh kades Widodaren, Hendra Banaba, ST , Kapolsek Petarukan, Camat Petarukan yang diwakili oleh Kasi Trantib, Danramil Petarukan yang diwakili Babinsa Desa Widodaren, General Superintendent PT SMJ, Susilo.

Kades Widodaren, Hendra Banaba, ST mengatakan bahwa Pemdes Widodaren bukannya tidak peduli tapi pihaknya telah berusaha dan berupaya dalam memperjuangkan perbaikan jalan yang rusak akibat pembangunan jalan tol.

“Terimakasih kepada warga yang masih tetap menjunjung tinggi norma dan telah menjaga kamtibmas,” tambahnya.

Menanggapi tuntutan para pengunjuk rasa tersebut, perwakilan PT SMJ, Susilo meminta maaf atas kejadian dan kondisi akses jalan di Desa Widodaren.

“Saya akan berusaha benahi dan terkait tuntutan/permintaan saya akan bertanggungjawab dan akan melaksanakan secara bertahap. Akan melakukan perbaikan jalan yang layak bagi masyarakat. Dan hal tersebut akan direalisasikan secepat mungkin,” janjinya. (Eva Abdullah, Humas Polres Pemalang)

Terkait
Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
BencanaEkonomiLingkungan

Puluhan hektar sawah di Pekalongan terancam gagal panen

banjir rendam padi

Siwalan, Wartadesa. – 26 hektar sawah di Desa Tengengwetan Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan terendam banjir sejak Kamis (01/02) lalu. Meski saat ini, Senin (05/02) air mulai surut, namun banjir menenggelamkan tanaman padi yang sudah berumur dua bulan, bahkan tanaman petani terbawa banjir. Akibatnya petani dirugikan hingga ratusan juta rupiah.

Kepala Desa Tengengwetan, Nursalim mengungkapkan bahwa tanaman padi di wilayahnya terancam gagal panen akibat banjir beberapa hari ini, hingga menyebabkan tanaman mati. “Banjir terjadi sejak Kamis, 1 Februari kemarin. Walaupun sekarang sudah surut, namun puluhan hektare tanaman padi terancam gagal panen. Tanaman banyak yang mati,” ujarnya.

Nursalin menambahkan bahwa kerugian petani mencapai Rp. 300 jutaan. “Rata-rata tanaman padi masih berusia 1-2 bulan. Selain banyak yang mati, ada juga yang hanyut dan tertimbun lumpur. Kerugian diperkirakan sekitar Rp300 jutaan,” jelasnya. (Sumber: Metro)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Gunakan gas bersubsidi, Hotel ini kena sidak

Pemalang, Wartadesa. - Hotel Panorama Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kedapatan menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, alias Read more

selengkapnya
KesehatanLingkunganSosial Budaya

Kali Bremi kini bersih

kali bremi

Pekalongan, Wartadesa. – Memasuki hari kedelapan kegiatan bersih-bersih Kali Bremi Kecamatan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat sudah terlihat nyata. Seluruh enceng gondok yang menutup aliran sungai sudah bersih. Selain itu kegiatan ini juga dirasakan manfaatnya oleh warga Kelurahan Pasirkratonkramat, karena air bisa mengalir ke kali sehingga banjir dan rob mulai surut.

Kegiatan bersih-bersih Kali Bremi ini dimotori oleh  Pemuda Bremi, Kramatsari dan Komunitas K3 dengan dibantu oleh Disperinaker, DLH, DPU, BPBD, Brimop, Kodim Pekalongan, Komunitas Sapu Lidi, Karangtaruna dan masyarakat setempat. Demikian dituturkan oleh Ali Bana, warga Kramatsari, Senin (05/02).

Bersih-bersih Kali bremi merupakan kegiatan padat karya. Warga dan anggota komunitas yang terlibat sejak minggu lalu membersihkan sungai sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB. “Dilakukan setiap hari, sejak Sabtu (27/01) lalu, mulai jam 08.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB. Hasilnya sekarang Kali Bremi bersih, bebas enceng gondok dan air banjir sudah mengalir ke kali,” lanjut Ali Bana.

Sebelumnya, banjir di wilayah Kramatsari Rt. 05/01 menggenangi rumah warga, akibat meluapnya Kali Bremi. Sabtu (03/02). Sedikitnya 16 warga mengungsi di Aula Kelurahan Tirto Kecamatan Pekalongan Barat, akibat rumah mereka terendam. (Eva Abdullah, Foto: Ali Bana)

 

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
BencanaLingkungan

Sembilan kelurahan terendam banjir dan rob

banjir kota pekalongan

Pekalongan Kota, Wartadesa. – Sembilan kelurahan di Kota Pekalongan terendam banjir dan rob akibat hujan sejak Rabu (31/01) sore hingga Kamis (01/02) pagi. Banjir dan rob menggenangi permukiman penduduk setinggi 30 hingga 50 centimeter di Kecamatan Pekalongan Utara dan Pekalongan Barat.

Banjir menggenangi wilayah Kelurahan Kandang Panjang, Panjang Wetan, Panjang Baru, Pasirsari, Tito, dan PasirKramatsari Kraton.

Meski demikian, warga yang terdampak banjir dan rob masih enggan mengungsi. Mereka lebih memilih untuk bertahan di rumah masing-masing meski aktivitas mereka terganggu.

Menurut Kepala BPBD Kota Pekalongan, Suseno, banjir di Kota Pekalongan disebabkan oleh kondisi cuaca di perairan Laut Jawa yang terjadi gelombang tinggi, hingga air meluap ke permukiman penduduk. Selain itu, tambah Suseno, banjir juga diakibatkan oleh banjir kiriman dari wilayah Kabupaten Pekalongan.

Saat ini Pemerintah Kota Pekalongan menyiapkan tempat pengungsian di beberapa titik diantaranya di GOR Jetayu, kantor kecamatan setempat dan Stadion Kraton. (Eva Abdullah)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya
BencanaLingkungan

Ratusan rumah di Ulujami terendam banjir

banjir ulujami

Pemalang, Wartadesa. – Hujan deras yang mengguyur wilayah Pemalang sejak Rabu malam (31/01) hingga Kamis (01/02) pukul 07.00 hingga pukul 08.00 WIB menyebabkan aliran sungai Comal meluap hingga merendam 700 rumah warga di Desa Pesantren dan Mojo, Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang dengan ketinggian 50 hingga 80 centimeter.

Meluapnya sungai Comal ini juga dikarenakan rob yang masuk ke sungai dan meluap bersama air hujan, sejak semalam.

Sebanyak 500 rumah terendam di Dusun Perumnas Desa Mojo hingga 50 centimeter. Banjir juga merendam tambak udang vaname seluas dua hektar dan kerugian ditaksir menjacap Rp. 300 juta, karena sebagian tambak sudah siap panen.

“Dusun Perumnas Desa Mojo karena luapan dari sungai Comal setinggi kurang lebihh 50 cm, rumah yang tergenang sekitar 500 rumah warga,” tutur Seka Mulyono, Babhinsa Mojo.

Sementara itu 150 rumah di Dusun Mulyoharjo Desa Limbangan juga terendam. Pun di Dusun Sidomulyo Desa Pesantren, sebanyak 50 rumah ikut terendam.

Muspika Kecamatan Ulujami, saat ini mengerahkan seluruh kepaladesa terdampak beserta jajarannya untuk memberikan pengarahan dan himbauan kepada warga utuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir tersebut, hingga saat ini pihak terkait sedang mendata jumlah kerugian material.

Hingga berita ini diturunkan, ketinggian air yang masuk kerumah warga mencapai 30 hingga 50 centimeter.  (Eva Abdullah)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya