Kedungwuni, Wartadesa. – Pasar Unggas Kedungwuni yang berada di sebelah timur terminal Kedungwuni, Rabu sore (11/1) ditempel kertas manila bertuliskan disegel. Pasalnya, pihak penyegel yang diduga merupakan pemasok matrial pembangunan Pasar Unggas Kedungwuni tersebut belum dibayar.
Kertas manila yang ditempel oleh warga yang belum diketahui identitasnya itu berisi, ‘KAMI MENUNTUT HAK KAMI Kpd CV BAYU KARYA TECHNIC KENDAL, HARUS BERTANGGUNG JAWAB, PROYEK INI MASIH BERMASALAH DENGAN PENYEDIA MATERIAL. DISEGEL’
Dari penelusuran di lokasi kejadian, Kamis sore pukul 16.00 WIB, (12/1) tulisan ‘penyegelan’pasar sudah tidak ada.
Arif, warga Kedungwuni yang berada tepat di sebelah barat lokasi Pasar Unggas Kedungwuni, membenarkan adanya penyegelan tersebut.
“Benar mas, kemarin sore (Rabu_red.) ada orang yang tidak dikenal memasang tulisan penyegelan tersebut, tapi saya tidak tahu siapa yang memasang,” ujarnya kepada Wartadesa.
Sementara, salah seorang pedagang pasar unggas yang masih berjualan di lokasi lama, yakni sebelah utara gedung baru, Khoirul, juga membenarkan kejadian tersebut. “Benar, ada yang menempelkan kertas manila bertuliskan penyegelan,” ujarnya.
Kemungkinan dipasang oleh pemasok material mas, lanjutnya. “Pihak pemasok material belum dibayar oleh kontraktor, CV. Bayu Karya Tehnik Kendal,” tambahnya.
Khoirul menambahkan bahwa Kamis pagi, tulisan tersebut masih ada, namun siang hari, tulisan tersebut sudah hilang. Warga disekitar lokasi kejadian tidak melihat siapa yang mengambil tulisan tersebut.
Sebelumnya Wartadesa mendapat kiriman warga tentang penyegelan pasar uggas tersebut yang kemudian ditindak lanjuti dengan mencari informasi sisekitar kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, kami belum bisa melakukan konfirmasi dengan pihak terkait. ***(bono/Eva Abdullah Ajis)










