close
BencanaSosial Budaya

Dua pekan banjir Pekalongan, 3500 jiwa mengungsi

tanggul dijebol

Wonokerto, Wartadesa. – Hingga Sabtu (20/02), dua pekan banjir yang merendam Kabupaten Pekalongan, sedikitnya 3.500 jiwa mengungsi dan tersebar di 22 titik pengungsian. Empat kecamatan terendam meliputi Kecamatan Tirto, Wonokerto, sebagian Siwalan dan Wiradesa. Demikian terungkap saat kunjungan Bupati Pekalongan di Dapur Umum Wonokerto.

“Hampir dua minggu banjir belum surut, karena menurut BMKG curah hujan di Wilayah Pekalongan juga masih tinggi,” tutur Asip Kholbihi,  Sabtu (20/02).

Menjawab pertanyaan warga tentang bagaimana solusi pemerintah daerah, Bupati menuturkan, untuk mengatasi banjir dalam kondisi darurat seperti saat ini, salah satunya adalah dengan membuka pintu Sungai Mrican, kemudian yang daerah Tirto dengan mengaktifkan pompa. “Itu merupakan solusi jangka pendek, nanti untuk jangka menengah sudah ada, dan jangka panjang juga sudah disiapkan,” ujarnya.

Dan yang paling penting, tambah bupati, solusi penanganan banjir jangka pendek di Kecamatan Wonokerto adalah dengan memperlebar arus di Muara Sungai Mrican. “meski ada pengerjaan pintu buka tutup untuk penanganan rob, tapi kita sudah berkoordinasi dengan BBWS agar aspek sosial didahulukan, nanti aspek teknis menyusul. Yang terpenting warga tidk terlalu lama tergenang banjir,” jelas Asip.

“karena kita tahu di Sungai Mrican saat ini sedang ada pengerjaan pintu buka tutup untuk mengatasi persoalan rob, menggenangi hampir seluruh wilayah wonokerto, maka pekerjaan pendahuluan untuk pembuatan pintu ini dibenahi lagi, merobohkan sementara bangunan yang sudah terpasang,” lanjut Asip.

Menurut Asip, selain pintu air, sebagian tanggul dibuka kembali tapi khusus di muara pintu sungai Mrican. “Malam ini bisa diperlebar meski tadi sudah dibuka, sehingga genangan di sekitar Kecamatan Wonokerto bisa surut,” jelasnya.

Bupati meminta warga untuk bersabar, karena Pemkab sudah punya solusi jangka pendek untuk mengatasi banjir yang disebabkan curah hujan yang tinggi. “khusus di Kecamatan Tirto kita akan mengaktifkan pompa, yang insyaAllah akan datang hari Senin. Kita akan pompa air ke sungai Meduri. Untuk saat ini kita masih dalam tahap penataan, baik sungai Meduri maupun Sungai Mrican,” ungkapnya. (Bono)

Terkait
Ribuan ikan di Kali Pencongan mati, ini kata penggiat kali Pekalongan

Tirto, Wartadesa. - Ribuan ikan di Kali Sengkarang, Pencongan, Wiradesa, Pekalongan mengambang, mati. Diduga matinya ribuan ikan berbagai jenis seperti Read more

Yayasan Setia Pejuang Pantura Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Covid-19

Kab Pekalongan, Wartadesa. - Masih adanya Virus Covid – 19 dan disertai cuaca ekstrim beberapa hari yang lalu di wilayah Read more

Aaf prioritaskan penanganan banjir dan rob, Agung benahi infrastruktur

Program 100 hari Pekalongan, Wartadesa. - Afzan Arslan Djunaid (Aaf)-Salahudin, Walikota dan Wakil Walikota Pekalongan memasukkan penanganan banjir dan rob Read more

WarungMu gratis hari ini dibuka

Kajen, Wartadesa. - Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Pekalongan hari ini, Jum'at (26/02) akan membuka warung gratis untuk dhuafa, Read more

Tags : banjir pekalonganberita pekalongan