close
Layanan Publik

Pemkab Pemalang minta perbaikan jalan rusak imbas tol dilakukan segera

blokir jalan
Ilustrasi: Warga Muncang Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang melakukan aksi blokade jalan menuntut perbaikan jalan yang rusak akibat proyek tol, Selasa (15/05) siang

Pemalang, Wartadesa. – Pemkab Pemalang meminta PT SMJ bertanggung jawab atas rusaknya sejumlah ruas jalur alternatif mudik lebaran hingga saat ini akibat imbas pembangunan jalan tol. Menurut Kasi Perencanaan dan Evaluasi DPU Taru Kab. Pemalang, Yudi Kuswoyo, jalan yang rusak di Kota Ikhlas tersebut merupakan jalur alternatif mudik lebaran.

“Jalan yang rusak itu adalah jalur alternatif mudik Lebaran, bagaimana pun juga PT SMJ harus bertanggung jawab, silakan hubungi manajemen saya minta jawabannya,” ujar Yudi dalam rapat antara dinas dengan pelaksana proyek tol, Senin (04/06).

Yudi mempertanyakan kepastian pelaksanaan perbaikan jalan yang rusak akibat pembangunan jalan tol ke PT SMJ, namun hingga pukul 12.00 WIB kemarin, pihak kontraktor tidak memberikan kepastian jawaban perbaikan jalan yang rusak.

Menurut Yudi, jalan yang rusak mulai dari Gandulan sampai dengan Cibiyuk dan dari Cibiyuk sampai ke Comal. Jalan tersebut masih dalam tanggung jawab PT SMJ.

Sementara, Kepala DPU Taru, Supriyantopo mengungkapkan bahwa masih ada beberapa ruas jalan terdampak tol yang belum tersentuh perbaikan, “Masih ada beberapa ruas jalan terdampak tol yang belum tersentuh perbaikan padahal jalan tersebut akan digunakan sebagai jalur alternatif mudik Lebaran 2018,” ujarnya.

Humas Waskita, Suharjono mengatakan bahwa jalan terimbas pembangunan jalan tol yang rusak sudah diperbaiki dan lainnya tengah dalam perbaikan, yakni di jalan DI Panjaitan.

Namun PT SMJ, Riza Raizal memberikan informasi bahwa ruas jalan hanya dirapikan atau di kliring aggregat, yakni di ruas Jalan Comal-Bodeh dan Widodaren-Karangasem.

Total jalan rusak terdampak tol dibawah tanggung jawab PT SMJ sebanyak 13 ruas. 11 ruas lainnya belum dikembalikan seperti keadaan semula (belum diperbaiki).

Riza mengaku tetap bertanggungjawab atas jalan yang rusak akibat pembangunan jalan tol. Pihaknya masih menunggu dari manajemen. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : jalan rusak akibat toltol pemalang