Kedungwuni, Wartadesa, – Warga Pekajangan Gang 23, Dukuh Butuh Tokyo Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, melepaskan 500 lampion pada malam peringatan HUT Kemerekaan RI, Rabu (16/8).
Pelepasan lampion dengan jumlah sekitar 500 tersebut, bukan merupakan satu-satunya kegitan warga Pekajangan dalam perayaan hari kemerdekaan. Karena, selain lampion, warga juga membentangkan bendera merah putih sepanjang satu kilometer.
Baca: Ini yang unik di Pekalongan, saat memperingati HUT RI Ke-72
Ratusan lampion yang dilepaskan para pemuda itu, diiringi musik lagu ”Indonesia Raya”, dan dilakukan doa bersama untuk kejayaan bangsa. Dan masing-masing lampion dilepas dengan doa harapan masing-masing pemuda.
Miftah selaku Ketua Panitia Peringatan HUT Ke-72 RI, di Gang 23, Pekajangan mengatakan, alasan pelepasan lampion sebagai puncak perayaan kemerdekaan adalah sebagai simbol naiknya cahaya ke atas langit, dengan harapan pemuda dapat menerangi negeri ini seperti lampion di malam yang gelap.
”Alasannya kenapa lampion, karena lampion ada lampunya yang naik ke atas, semoga kita bisa menerangi seperti lampion bisa menerangi alam raya ini, untuk Indonesia yang bercahaya. Kita pasti bisa maju,” kata Miftah.
Warga setempat juga menggelar pasar jajan gratis guna menyambung tali silaturahmi antarwarga. ”Semoga semangat 17 Agustus, menjadi semangat kita semua khususnya pemuda di kampung ini, untuk bisa selalu kreatif dalam langkah-langkah positif, kemudian membuat prestasi mengharumkan lingkungan dengan kegiatan yang baik,” tutur Miftah.
Pelepasan ratusan lampion juga menjadi pusat perhatian masyarakat di desa/kelurahan lain untuk datang menyaksikan kegiatan tersebut. (WD)










