close
Layanan Publik

FPB audiensi dengan dewan terkait progres pembangunan Pasar Kedungwuni

audiensi

Kajen, Wartadesa. – Forum Pekalongan Bangkit (FPB) melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Pekalongan terkait dengan progres pembangunan Pasar Kedungwuni (Kedungrejo), Selasa (5/11) di ruang rapat dewan lantai 2 sekitar pukul 10.30 WIB. Mereka diterima oleh DPRD setempat beserta dinas terkait dan perwakilan kontraktor.

Riswadi, Wakil Ketua dewan mengapresiasi audiensi yang dilakukan oleh FPB tesebut, “Kami selaku wakil rakyat mengucapkan terimakasih atas perkatian kawan-kawan LSM atas kepedulian terhadap pembangunan di Kabupaten Pekalongan, karena kalau yang mengawasi kami saja tentu tidak cukup,” ucap Riswadi.

Audiensi dilakukan FPB bertujuan semangat untuk membawa Kota Santri lebih maju, utamanya dalam pembangunan, demikian dikatakan oleh Ketua Budang Investigasi Pekerjasn Umum dan Lingkungan Hidup FPB, Bambang Susilo.

Bambang Susilo meminta adanya transparansi informasi publik pada proyek-proyek fasilitas umum seperti Pasar Kedungwuni, “Kami mohon trasparasi data kegiatan sehingga dapat dipantau oleh publik,” sebut Bambang Susilo.

Sementara, Sony Yulianto, Ketua Bidang Kebijakan Publik FPB mengatakan  pihaknya tidak menyalahkan pihak manapun, audensi FPB murni partisipasi masyatakat dalam rangka membangun daerahnya. Ia menambahkan bahwa kondisi fisik pembangunan Pasar Kedungwuni hingga saat ini, dimungkinkan target pembangunan fasilitas umum tersebut tidak tercapai.

“Kami murni datang dengan semangat untuk membangun, tidak ada tendensi atau ingin menyalahkan siapapun atau kepentingan lain baik politis atau yang semacamya, kami berharap kekhawatiran kami atas kondisi visual yang kami lihat (pada pembangunan Pasar Kedungwuni), bahwa pekerjaan tidak bisa selesai sesuai jadwal, tidak terjadi. (Jika pembangunan pasar tidak sesuai dengan target waktu) rakyat bisa dirugikan,” tegas Soni.

Menjawab kekhawatiran dari FPB, perwakilan dari kontraktor, Eko Purnomo   mengaku siap menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. “Kamu siap menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal,” sebut Eko.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir meminta kepada pimpinan rapat untuk dilakukan pengecekan  kelokasi proyek.  “Kita akan datangi lokasi untuk memastikan kondisi yang aktual, nanti dinas terkait dan perwakilsn dari FPB bisa ikut bersama kami besok (Rabu, 06/11),” kata Muni.

Sebelummnya, Bupati Pekalongan,   Asip Kholbihi,  melakukan sidak ke Pasar Kedungrejo Kedungwuni Blok D, E dan I. Hasilnya, Bupati menilai bahwa proses pembangunannya sudah on the track, dan diharapkan pada akhir tahun bisa selesai.

“Sesuai yang sudah direncanakan dan dijanjikan bahwa nanti akan memindah pedagang dari pasar darurat ke pasar kedungrojo kedungwuni itu awal januari 2020,” ucap Bupati, Senin (4/11/2019).

Bupati menegaskan bahwa dirinya akan terus mengecek progres pembangunan pasar akan bisa sesuai dengan target. “Kita saat ini sedang mengecek pembangunan pasar kedungrojo kedungwuni blok D, E dan I, dan untuk Blok B dan C sudah jadi. Tinggal Blok A yang belum di bangun,” kata Asip.

Data dari Kepala Dinperindagkop dan UKM Kabupaten Pekalongan  HB. Riyantini mengkonfirmasi ada 2.086 pedagang yang nanti akan dipindahkan pada awal tahun. 897 pedagang sudah memiliki Kartu Tanda Pedagang (KTP). ( Eva Abdullah )

Tags : fpbpasar kedungwuniPekalongan