close
Hukum & Kriminal

Gara-gara mukulin orang diduga nidurin istri dan ngerampas HP, satu orang dibekuk Polisi

pemukulan

Doro, Wartadesa, – Purwanto alias Cempluk (29) ditangkap Unit Reskrim Polsek Doro, sedang RZ alias Jiin alias Gembel (30) jadi buronan polisi gara-gara menghajar korban dengan bogem mentah. Aksi dua pelaku tersebut dipicu dugaan dua orang korban meniduri istri RZ. Kedua pelaku sendiri merupakan warga Kecamatan Doro kabupaten Pekalongan.

Korban bernama Djunaidi (20) dan Arif (21). Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko,  melalui Kasubbag Humas AKP Akrom, Jum’at (6/3/2020) mengatakan bahwa pihaknya telah menangkap dan mengamankan salah satu pelaku yang bernama Purwanto  sedangkan satu tersangka lain yang berinisial RZ Alias Jiin Alias Gembel,  masuk daftar pencarian orang (DPO).

Lebih lanjut Kasubbag Humas menjelaskan bahwa sebelum kejadian Kedua tersangka datang kerumah Djunaidi, dan kemudian melakukan kekerasan terhadap Djunaidi dengan cara dipukul secara bersama-sama dengan tangan kosong karena dituduh telah meniduri istri salah satu tersangka yakni RZ (DPO).

Setelah dianiaya Djunaidi diajak oleh para tersangka menuju kerumah Arif,  karena ia juga diduga telah meniduri istri dari RZ (DPO). kemudian kedua Korban yakni Djunaidi dan Arif diajak ke jembatan Doro yang berada di Desa Dororejo Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan oleh kedua Tersangka.

Sesampainya di jembatan Doro Kedua Korban di pukuli oleh kedua pelaku dengan tangan kosong, kemudian Tersangka RZ (DPO) mengambil Handphone milik Arif dan speda motor milik Djunaidi. Atas kejadian tersebut Arif mengalami kerugian Rp 7 juta  dan Djunaidi mengalami kerugian sekira Rp.1,5  juta   dan kedua korban juga mengalami rasa sakit dan memar di bagian wajah.

“Saat ini Tersangka Purwanto Alias Cempluk sudah diamankan di Mapolres Pekalongan sedangkan tersangka RZ Jiin Alias Gembel masuk daftar Pencarian Orang). Namun demikian Polisi berhasil mengamankan barangbukti sepeda motor dan handphone di rumah Tersangka RZ (DPO),” ucap AKP Akrom.

Dan untuk mempertanggung jawabkan  perbuatannya, tersangka Purwanto Alias Cempluk akan dijerat dengan pasal 365 KUHP yang ancaman hukumannya 9 tahun penjara. (Eva Abdullah)

Tags : nidurin istri orangpukulin orang