Batang, Wartadesa. – Entah kenapa pemuda ini tiba-tiba saja merusak gedung DPRD Kabupaten Batang, setelah itu, dia berjalan ke arah Puskesmas II, kemudian merusak gedung itu juga. Tak lama, selesai merusak Puskesmas dekat gedung dewan Kabupaten Batang, dia berjalan ke arah kantor Samsat, dan merusak gedung itu pula.
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kapolsek Batang Kota Bambang Sugiyanto menuturkan, dari pengakuan sementara, pelaku berinisial AS, diduga mengalami depresi. Saat diperiksa polisi, pelaku juga memberikan jawaban yang membingungkan.
Selanjutnya penyidik menghubungi keluarga dan perangkat desa tempat pelaku berdomisili. Dari keterangan keluarga, pelaku semenjak masih SMA sudah drop out (DO) dan mengalami gangguan kejiwaan. Itu dibuktikan dengan membawa rekam medis dari RSJD Dr Amino Gondo Hutomo Semarang serta rujukan dari RS HA Junaid Pekalongan.
”Diduga Pelaku berjalan kaki dari satu lokasi ke lokasi gedung yang dirusak. Dari gedung DPRD dulu, terus menuju Puskesmas Batang II dan kantor Samsat. Terkait soal depresi ini, polisi akan melakukan pengecekan lebih lanjut lewat ahli di rumah sakit,” jelas Kapolsek Batang Bambang Sugiyanto pada Rabu (27/9/17).
Dijelaskan, bahwa pada hari Rabu (27/9), sekitar pukul 03.00 WIB, Polsek Batang Kota telah menerima laporan dari masyarakat adanya pengrusakan terhadap beberapa kantor.
Selanjutnya penyidik menyerahkan AS kepada pihak Keluarga dan Perangkat Desa untuk dilakukan perawatan di RSJD Semarang. (WD)










