Pekalongan Selatan, Wartadesa. – Rahul Fahmi (27) warga Jewawu Krandon, Desa Sidorejo Kecamatan Warungasem yang tenggelam terseret arus saat mandi di sungai Kupang, Kelurahan Kuripan Kidul, Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (2/1) sekitar waktu maghrib hingga hari kedua belum juga ditemukan.
[button type=”round” color=”” target=”” link=”https://www.wartadesa.net/warga-jewawu-mancing-kali-kuripan-tenggelam-dicari-tim-sar/”]Baca: Warga Jewawu Mancing Di Kali Kuripan, Tenggelam, Lagi Dicari Tim SAR[/button]
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang melibatkan Basarnas, BZpBD, Polsek Pekalongan Selatan dan relawan terpaksa menghentikan pencarian pada pukul 16.30 WIB karena cuaca daerah hulu hujan.
“Tepat pukul 16.30 WIB, kita menghentikan pencarian korban mengingat daerah hulu hujan,” ujar Ahmad Ghozali, relawan yang melakukan pencarian korban di lokasi kejadian.
“Lokasi tenggelamnya korban memiliki kedalaman beragam karena disitu banyak kedung (celung) dengan kisaran kedalaman lima sampai delapan meter, serta banyaknya rumpun bambu yang jatuh di sungai menyebabkan proses pencarian korban sulit.” Tambah Ghozali.
Tim SAR gabungan rencananya akan melanjutkan pencarian korban besok pagi (hari ini-red.). ***(Eva Abdullah Ajis)










