close
KesehatanSosial Budaya

Ijin usaha akan dicabut jika pengusaha langgar jam malam di Pemalang

jam malam pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Bupati Pemalang, Junaedi mengancam bakal mencabut ijin usaha pengusaha yang melanggar aturan jam malam yang akan berlaku mulai 27 Mei 2020 mendatang. Selain itu, bagi warga yang melanggar aturan tersebut bakal terancam sanksi teguran hingga pembubaran paksa.

“Jika dilakukan teguran lisan tidak taat maka untuk pelaku usaha bisa dicabut izin usahanya,” ujar Junaedi, Sabtu malam lebaran (23/05) di Alun-Alun Pemalang dalam acara rapid tes massal.

Diberitakan Wartadesa sebelumnya, Pemkab Pemalang bakal melakukan jam malam selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 27 Mei 2020. Setiap warga dilarang melakukan aktivitas di luar rumah mulai pukul 21.00 hingga 04.00 WIB. Jika melanggar, warga akan dikenakan sanksi.

“Jam malam berlaku selama 14 hari. Jika situasi dan kondisi terkait pandemi corona di Pemalang dirasa aman, maka akan dicabut. Namun sebaliknya, jika terus meningkat akan diperpanjang. Untuk itu saya minta masyarakat tetap mematuhinya,” kata Junaedi.

Menurut Junaedi, aturan jam malam terebut telah diputuskan melalui Peraturan Gubernur Nomor 26 Tahun 2020 dan diturunkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Pemalang Nomor 188.4/308/2020. Sebelum diberlakukan pada Rabu 27 Mei 2020, pemberlakuan jama malam ini akan diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat.

Keputusan pemberlakuan jam malam, lanjutnya, diambil untuk mempercepat penanggulangan Covid19 di Kabupaten Pemalang. “Tentu ini sudah melalui berbagai analisa. Semoga saja bisa mempercepat penanganan (Covid 19),” ujarnya. (Eva Abdullah)

Tags : jam malampemalang