close
Berita Desa

Kades Menghilang dari Audiensi, Warga Desa Watu Salam Pasang Spanduk Sindiran di Depan Balai Desa

Screenshot from 2025-11-22 12-58-21

Warta Desa, Watu Salam, Pekalongan — Ketidakhadiran Kepala Desa (Kades) Watu Salam dalam agenda audiensi bersama warga akhirnya memicu reaksi tidak biasa dari masyarakat. Pada pagi ini, warga memasang sebuah spanduk besar di depan balai desa sebagai bentuk “penghargaan” satir untuk kades yang dianggap menghilang dari tanggung jawab publik.

Spanduk tersebut dipasang oleh sejumlah warga dan langsung menarik perhatian pengguna jalan serta perangkat desa lain yang sedang beraktivitas. Dengan tulisan yang cukup mencolok, warga menyampaikan sindiran halus namun tegas kepada kepala desa yang dinilai tidak hadir pada momen penting, yakni audiensi yang sebelumnya telah dijadwalkan.

“Ini bentuk kekecewaan kami. Sudah dijadwalkan audiensi, tapi ketika waktunya tiba, beliau menghilang tanpa penjelasan jelas,” ungkap salah satu warga yang turut memasang spanduk.

Menurut warga, audiensi tersebut sangat penting karena berkaitan dengan sejumlah persoalan desa yang membutuhkan klarifikasi langsung dari kepala desa, termasuk terkait pelayanan masyarakat dan beberapa program yang dianggap tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Pemasangan spanduk itu juga menjadi simbol bahwa masyarakat ingin kepala desa lebih terbuka dan hadir dalam setiap dialog yang menyangkut kepentingan publik. Warga berharap, aksi ini dapat menjadi pengingat agar pemerintah desa lebih responsif dan tidak abai terhadap aspirasi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah desa maupun kepala desa Watu Salam belum memberikan keterangan resmi terkait ketidakhadiran dalam audiensi maupun pemasangan spanduk di depan balai desa.

Warga menyatakan siap membuka dialog kembali apabila kepala desa memberikan penjelasan dan bersedia hadir memenuhi undangan musyawarah. Namun untuk saat ini, spanduk bernada sindiran tersebut masih terpampang jelas sebagai bentuk protes sekaligus ekspresi kekecewaan masyarakat. (Rohadi)

Terkait
Zaenul Mufti dan Dwi Efriyanti Raih Poin Tertinggi Tes Perangkat Desa Pekiringan Alit dan Tambakroto
Zaenul Mufti dan Dwi Efriyanti Raih Poin Tertinggi Tes Perangkat Desa Pekiringan Alit dan Tambakroto

Kejen, Wartadesa. - Zaenul Mufti meraih nilai tertinggi penjaringan calon Kadus Kambangan Desa Pekiringan Alit Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Selain Read more

50 Nasabah UPK Artha Mandiri Raih Penghargaan

Kedungwuni, Wartadesa. - Puluhan nasabah Unit Pengelola Keuangan (UPK) Artha Mandiri, Badan Pemberdayaan Masyarakat (BKM) Tunas Karya Mandiri, Desa Tangkil Read more

Kapolsek Petungkriyono Ingatkan Penyalahgunaan Dana Desa Akan Berhadapan Hukum

Petungkriyono, Wartadesa. - Kapolsek Petungkriyono, Iptu Felix Prasetyawan mengingatkan para kepala desa untuk tidak menyalahgunakan anggaran Dana Desa (ADD) karena Read more

KNTI Ajak Pemuda Gali Potensi Daerah Pesisir

Pekalongan-Warta Desa- Dewan Pimpinan Daerah Kerukunan Nelayan Tradisional Indonesia (DPD KNTI) Kabupaten Pekalongan mengadakan Forum Group Discussion (FGD) dengan tema Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : watusalam