Warta Desa, Wonopringgo, 14 Juli 2025 – Bangunan keramba ikan di Desa Getas, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, terlihat terbengkalai dan kini dipenuhi semak belukar. Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp99.002.700 dari dana tahun 2022 tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda pemanfaatan sesuai tujuan awal.
Pantauan di lapangan menunjukkan area sekitar keramba telah dipenuhi rumput liar dan semak, sementara struktur bangunan utama tampak tidak terawat. Warga sekitar menyayangkan kondisi tersebut, mengingat harapan awal pembangunan keramba dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui budidaya ikan air tawar.
“Dulu sempat ramai waktu awal dibangun, tapi sekarang tidak ada aktivitas sama sekali. Sayang sekali, uang sebesar itu malah jadi bangunan tak terpakai,” ujar salah satu warga setempat yang enggan disebut namanya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Getas menjelaskan bahwa kolam tersebut masih dalam tahap evaluasi. “Iya mas, bangun kolamnya masih dievaluasi karena sumber airnya tidak menentu. Pas kemarau airnya habis. Kenapa saya tidak menganggarkan lagi, karena pengelolanya juga tidak jalan. Makanya masih dalam evaluasi,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah desa maupun dinas terkait mengenai penyebab pasti mangkraknya proyek tersebut dan apakah ada rencana untuk menghidupkan kembali fungsi keramba ikan itu.
Transparansi penggunaan dana publik serta evaluasi mendalam terhadap proyek-proyek serupa sangat diperlukan agar kejadian seperti ini tidak terulang di masa mendatang. (Rohadi)










