close
ganjar galianc

Batang, Wartadesa. – Sidak Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di area galian C sungai Petung, Desa Polodoro Kecamatan Reban Kabupaten Batang berbuntut panjang. Tokoh masyarakat setempat, Suwardi (56) menyebut bahwa penambangan galian C ilegal tersebut dibekingi oleh Ketua DPRD Provinsi Jateng, Rukma Seyabudi. Rabu (22/3).

Kepada wartawan yang meliput inspeksi mendadak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di lokasi penambangan Galian C ilegal, pria setengah baya itu enggan meneruskan informasi lebih lanjut. Ia hanya mengangguk saat wartawan memastikan apakah yang dimaksud dari pernyataannya itu adalah Ketua DPRD Provinsi Jateng Rukma Setyabudi. “Sudah itu saja Mas,” katanya sambil berlalu. Demikian seperti dikutip dari Antara Jateng.

Baca: Dapat Laporan Lewat Fb, Ganjar Sidak Galian C Sungai Petung

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jateng, Teguh Dwi Prayono saat ditelepon oleh Ganjar Pranowo ketika sidak di lokasi, tidak membantah bahwa ada pimpinan DPRD Jateng yang diduga menjadi beking galian C ilegal di Batang.

“Teguh juga tidak membantah bahwa ada pimpinan DPRD Jateng yang diduga menjadi beking penambangan Galian C ilegal di Batang.” tulis Antara Jateng. Mendengar informasi tersebut, Ganjar tampak terkejut sambil menutup telepon.

Ganjar meminta Kapolres Batang untuk melakukan pencegahan penambangan galian C ilegal di sungai Petung. “Kalau tidak bisa dibina, ya, ambil saja, atau warga sebenarnya kalau kompak bisa pasang portal tutup akses ke sungai,” ujar Ganjar.

Ketua DPRD Provinsi Jateng Rukma Setyabudi saat dikonfirmasi melalui layanan pesan WhatsApp mengaku tidak tahu mengenai penambangan Galian C di aliran Sungai Petung, Desa Polodoro, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang. “Maaf Mas, saya tidak tahu-menahu sama sekali tentang tambang di situ. Tempatnya di mana? Saya pun tidak tahu. Bahkan, dengar juga baru dari `njenengan`,” balasnya melalui pesan “WhatsApp”. (Antara Jateng)

Tags : bekingbeking galian cgalian CGanjar Pranowosidak Gubernur Jatengtolak galian C