Batang, Wartadesa. – Petugas dari Satpolair Polres Batang, BPBD dan tim SAR sedang melakukan pencarian korban kecelakaan kereta api Argo Anggrek di perlintasan kereta Boyongsari Batang Jawa Tengah. Korban tersambar kereta jurusan Jakarta-Surabaya Kamis (13/7) kemarin sekitar pukul 14.20 wib.
Kecelakaan ini merenggut satu korban tertabrak kereta dengan nomor loko CC2061501 dengan 9 rangkaian, tonase 494 ton, Pada km 79+2/3 tepat dijembatan aliran sungai Sambong masuk Dukuh Boyongsari Kelurahan Karangasem Selatan Batang.
” Petugas dari Polsek Batang dibantu Satpolair Polres Batang, BPBD Kabupaten Batang melakukan pencarian. Sampai saat ini (magrib) korban belum ditemukan dan setelah berkordinasi sepakat pencarian dihentikan sementara dilanjutkan besok pagi ” kata Kapolsek Batang, AKP Bambang Sugiyanto.
Bambang Sugiyanto menuturkan sebelumnya Kereta Api Argo Anggrek tersebut diatas sekitar pukul 14.20 WIB saat melintas di TKP dari arah barat menuju ke timur telah menabrak seseorang.
Kemudian langsung melaporkan ke stasiun pengendali Sambong Batang dan diterima oleh petugas setempat lalu petugas itu bersama rekanya mengecek ke TKP namun tidak ditemukan dan kemungkinan terjebur di sungai.
“Saat di TKP ditemukan tas punggung warna kombinasi biru hitam krem didalamnya berisi sejumlah uang kertas dan logam,” jelas AKP Sugiyanto.
Sebelumnya, petugas langsung terjun ke air untuk mencari korban dengan menyisir di pinggir sungai maupun dengan menyelam, namuh hingga pukul 17.00 wib, korban belum juga ditemkan.
Setelah kemarin dilakukan pencarian dan belum menemukan korban, pukul 17.30 wib pencarian dihentikan. Pencarian dilanjutkan hari ini. (WD)










