close
EkonomiSosial Budaya

Lagi, Satpol PP gusur PKL di Kedungwuni Pekalongan

satpol pp gusur pkl kedugnwuni

Kedungwuni, Wartadesa. – Jalan Raya Gembong – Kedungwuni (Pasar Kedungwuni_red) Jum’ at (14/7), pagi di hebohkan oleh kegiatan penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berada di daerah tersebut.

Masyarakat sekitar dan para pengguna jalan nampak serius melihat pelaksanaan “penggusuran” tersebut.

Kusbi, salah satu pedagang yang lapaknya kena gusur, berharap penertiban jangan tebang pilih, “Saya berharap kalau mau digusur ya semuanya, jangan pilih-pilih,” cetus Kusbi.

Sementara, Pemerhati lingkungan, Islah saat ditemui di lokasi berharap ketegasan penegakan Perda jangan tajam ke masyarakat kecil saja.

“Saya sepakat peraturan itu harus ditegakan, tapi untuk ketegasan jangan tebang pilih, kalau rakyak kecil sih mudah diajak ngomong bahkan ada kecenderungan lebih patuh, jangan yang kali lima saja, itu yang “kaki seribu” (toko modern ilegal)  kapan di eksekusi! ” seru Ketua Lsm Forlindo ini.

Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan Melalui Kasi Operasi dan Pengendalian, Iratra Tri Santoso mengatakan, sebelum penertiban pihak Satpol sudah melalui mekanisme yang ada.

” Sebelumya kami sudah memberikan pemberitahuan, pedagang pernah dikumpulkan di kelurahan dan diberi sosialisasi,” ucap Iratra. ( Eva abdullah )

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : satpol PP gusur PKL