Lebakbarang, Wartadesa. – Longsor yang terjadi di Desa Kutorembet Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan dalam satu minggu ini sudah tiga kali, akibatnya siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kutorembet harus menempuh perjalanan satu hingga dua kilometer untuk bersekolah. Demikian disampaikan kontributor Wartadesa, Budi Rahayu Setiawan, Rabu (08/02) di lokasi kejadian.
Kepala Desa Kutorembet, Slamet, membenarkan hal tersebut. “Anak-anak sekolah di SD Negeri Kutorembet harus jalan kaki mas, hingga dua kilometer,” ujarnya.
Hal yang sama, tambah Slamet, juga dilakukan oleh siswa-siswi yang bersekolah di SMP maupun SMA di luar Desa Kutorembet. Mereka harus berjalan memutar tebing yang longsor untuk mendapatkan angkutan ke arah Karanganyar. Ujarnya.
Amel, salah seorang pelajar SMA di Karanganyar mengungkapkan, dia terpakasa harus jalan kaki memutar tebing yang longsor untuk menuju sekolahnya. “Gak apa-apa mas memutar, namanya saja lagi musibah, semoga akses jalan dapat dilalui kembali,” tutur Amel kepada kotributor Wartadesa. ***(Budi Rahayu Setiawan, Bono)










