close
Hukum & Kriminal

Lelaki pembunuh PSK di Calam dibekuk, ini alasannya

pelaku pembunuhan psk

Pemalang, Wartadesa. – Pembunuh Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokalisasi Calam Kabupaten Pemalang akhirnya tertangkap. Pelalu yang merupakan lelaki hidung belang, tega membunuh korban karena tergiur oleh harta korban. Jum’at (10/11)

“Tim gabungan sat Reskrim Pemalang bersama Tim Jatanras Polda Jateng langsung bertindak cepat mengadakan penyelidikan. Dalam waktu satu hari pelaku akhirnya tertangkap di kediamannya,” jelas AKP Akhwan Nadzirin, Kasat Reskrim Polres Pemalang.

Baca:  Usai Layani Pria Hidung Belang, PSK Ini Meninggal

Tersangka, DK (39) warga Kelurahan Kebondalem ditangkap pada hari Jumat (10/11) pukul 16.00 WIB bersama barang bukti beberapa perhiasan emas imitasi milik korban.

“Tersangka tergiur dengan perhiasan-perhiasan milik korban. Tapi ternyata imitasi,” jelas Akhwan.

Seperti diberitakan Wartadesa sebelumnya, usai melayani pria hidung belang (pengguna layanan seks jalanan) seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) di Calam, lokalisasi yang telah ditutup oleh Pemkab Pemalang, meninggal dunia, korban diduga dibunuh oleh teman kencannya.  WT alias MR (40) ditemukan telah meninggal dunia di warung remang-remang Blok Calam, kelurahan Pelutan Kecamatan Pemalang, Kamis (9/11).

Menurut saksi mata, awalnya, pada pukul 02.00 WIB, WT yang beralamat di Desa Gendoang, Kecamatan Moga tersebut duduk-duduk di teras warung bersama Munjaysnah (40). Pada pukul 04.00 WIB korban menemui orang yang tidak dikenal dan mengajaknya masuk kamar.

Selesai ‘ngamar’, pukul 06.00 WIB, teman-teman korban, Musrini dan Munjaysnah mendengar korban berteriak. Namun dijawab oleh laki-laki bahwa korban sedang mengigau.

Sekitar pukul 12.30 WIB, Musrini membuka pintu kamar korban, namun didapati sudah meninggal dunia. Melihat kejadian tersbeut, Musrini melaporkan kejadian tersbeut ke Polsek Pemalang. (Eva Abdullah)

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : calamPSKpsk dibunuh