Batang, Wartadesa. – Lomba Da’i Yunior tingkat SD oleh Polsek Limpung diikuti oleh puluhan siswa. Lomba yang digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-72 tersebut meliputi lomba kithobah (da’i), azan dan qori atau membaca Al-Qur’an.
“Di samping lomba juga mencari kader yang akan dilatih sebagai dai kamtibmas kelak, semua itu untuk menjadikan anak anak paham akan tugas polisi, “ ujar Kanit Binmas Ipda H.Rofii, Sabtu (30/06).
Sementara Kepala SD Sempu Eni mengatakan kegiatan terlaksana atas kerjasama antara Polsek Limpung dan pihak sekolahnya. “Sebelum pelaksanaan sudah kami komunikasikan dan koordinasikan dengan kepolisian sektor Limpung sebagai pembina kamtibmas, termasuk waku penyelenggaraanya. Memang kali ini masih dalam libur sekolah dan hari ini seluruh guru serta murid berkumpul, kebetulan pada sore harinya kami juga melaksanakan pelepasan bagi siswa kelas VI yang lulus,” katanya.
Dewan juri lomba Khumaedi yang juga guru agama dikelasnya menyampaikan jauh jauh sebelum lomba sudah di persiapkan secara teknis guna mendukung pelaksanaannya. “Selaku ketua Tim Pak Haji Rofii telah mempersiapkan dengan matang terhadap hal yang di lombakan,di samping melatih keberanian juga mendidik mental, kepribadian karakter para peserta,“ katanya.
Senada disampaikan Brigpol Nur Hasyim yang termasuk salah satu Tim juri bahwa dari ketiga perlombaan semuanya untuk mengasah ketrampilan ,seni dan kreasi anak. “Penampilan anak anak secara utuh dapat kita lihat bersama sehingga penilai dapat berlaku se obyektif mungkin sesuai dengan kesepakatan bersama,” tambah Brigpol Nurhasyim yang juga Alumni Pondok pesantren Selamat Kendal.
Sementara itu, Kapolsek Limpung Polres Batang AKP Donni Krestanto, yang turut hadir dan menunggui awal hingga akhir lomba mengatakan bahwa semuanya merupakan bentuk rangkaian kegiatan peringatan hari Bhayangkara tahun 2018 Polres Batang. “Sesuai petunjuk dan arahan dari Polres Batang kegiatan tersebut dilaksanakan,terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini, terutama ibu kepala sekolah dan masyarakat desa Sempu,” tuturnya.
Apresiasi positif datang dari Pimpinan pondok pesantres Tuba Fikr Ustadz Kharisul Ulum Al Khasan atau yang akrab di sapa Ustadz Khasan. “Terima kasih kepada Polsek Limpung semua itu merupakan sebagai ajang evaluasi terhadap pembelajaran Agama islam di sekolah, kalau bisa terus seperti ini juga di laksanakan dalam peringatan hari besar nasional misalnya hari lahir pancasila ataupun hari besar agama islam lainya,” tandas Ustadz hasan.
Terpisah, Koordinator wilayah pendidikan Maksum menyampaikan semua itu terselenggara karena kebersamaan instansi di bawahnya dengan kepolisian. “Inilah bentuk sinergitas antara polri dan sekolah yang sudah terbina dengan baik dengan di kenalnya polisi di kalangan pelajar dapat menekan kenakalan dikalangan anak anak,” ucapnya. (Eva Abdullah)










