close
Sosial Budaya

Luruskan niat saat menghadiri pengajian, kunci syafaat Nabi Muhammad

maulid nabi

Kajen, Wartadesa. – Kunci dari mengitu sebuah forum keilmuan seperti pengajian adalah meluruskan niat, demikian disampaikan oleh Ustadz Asyari dalam sebuah pengajian di Mushola Nurul Ikhsan Dukuh Winong Desa Gejlik Kabupaten Pekalongan, Jum’at (8/12).

Pesan tersebut disampaikan saat Ustadz Asyari bertanya kepada jama’ah yang menghadiri pengajian dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SWA (muludan_Jawa), “Apa yang didapat dari pengajian?” Tanya Asyari retoris.

Namun jama’ah tidak ada yang bisa menjawab, hingga ustadzpun  tersenyum, dan menjawab, “yang didapat dari sebuah pengajian, yaitu syafaat Nabi Muhammad SAW tapi jawaban itu tidak mutlak karena yang didapat dari segala sesuatu tergantung niat masing-masing orang.” lanjut Asyari dalam ceramahnya.

“Kita harus meluruskan niat dalam melakukan sesuatu, khususnya mengikuti pengajian agar tidak sia sia. Niat paling utama yang harus ditanamkan dalam mengikuti pengajian, yaitu mencari ridha Allah SWT dan syafaat Nabi Muhammad SAW, bukan niat yang lain. Untuk menanamkan niat tersebut perlu latihan dan ada tahapan tahapannya,” Asyari melanjutkan.

Pengajian yang digelar oleh pengurus Mushola Nurul Ikhsan ini berlangsung gayeng, seluruh warga Winong dan sekitar Gejlik berduyun-duyun datang selepas sholat Isya. Ceramah yang dilakukan dengan melempar tanya jawab langsung tersebut efektif dan menarik minat jama’ah untuk menyimak materi pengajian hingga purna. (Ahmad Assegaf)

 

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : maulid Nabimuludan