close
Hukum & Kriminal

Mabok kecubung remaja ini salah ambil motor, akibatnya babak belur

petugas
Petugas dari Polsek Pekalongan Timur menenangkan warga Klego gang 6 adanya remaja yang diduga mencuri sepeda motor, Rabu (27/06) malam.

Pekalongan, Wartadesa. – Gara-gara mabok (mabuk) buah kecubung, seorang remaja asal Boyongsari Gedangan, Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan babak belur dihajar warga lantaran salah mengambil motor kepunyaanya.

Kejadian bermula saat MAS yang biasa disapa Aldi (16), Rabu (27/06) malam, selepas dari Rowobelang Batang, hendak pulang ke rumahnya di Pajangbaru. Namun karena mabuk kecubung, Aldi salah jalan, hingga masuk ke Klego Gang 6.

Kemudian remaja tersebut menanyakan alamat kepada mbah Mus (74), seorang nenek yang tinggal di Klego gang 6. Lagi-lagi karena mabok, nenek tersebut tidak paham apa yang dimaksud oleh Aldi. Ketika Aldi hendak mengambil motornya, dia salah ambil motor. Nenek tersebut langsung berteriak “le … iku motore anakku” dan berteriak “maling … maling.”

Saat mbah Mus berteriak minta tolong, Aldi yang dalam kondisi mabuk kecubung, justru memukul dan mendorong sang nenek yang sudah lanjut usia tersebut hingga terjatuh dan mengalami luka. Hal tersebut membuat warga berdatangan dan Aldipun jadi bulan-bulanan, bogem mentah warga.

Beruntung, aparat kepolisian dari Polsek Pekalongan Timur segera datang ke TKP, sehingga aksi main hakim sendiri bisa dihentikan.

Menurut Kapolsek Pekalongan Timur, I Ketut Lanus, anggotanya mendapatkan laporan melalui telepon dari warga bahwa di Klego belakang Masjid Al-Irsyad, telah diamankan laki-laki di rumah salah seorang warga. Laki-laki tersebut diduga hendak mencuri sepeda motor milik warga Klego gang 6.

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung mendatangi TKP. Petugas sempat kesulitan untuk mengevakuasi remaja tadi. Warga masih terus berupaya menghajar remaja tersebut. Setelah negosiasi antara petugas dengan warga, Aldi dapat dievakuasi dengan kondisi babak belur.

Selanjutnya Aldi dibawa ke Mapolsek Pekalongan Timur untuk diobati dan menjalani pemeriksaan. Diketahui bahwa permasalahan tersebut murni kesalahpahaman semata, akibat mabuk buah kecubung. (Eva Abdullah)

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : kecubungmabok kecubungmabuk kecubung