Pekalongan, Wartadesa. – Beragam tema unik diusung dalam memeriahkan gelaran pesta demokrasi di Jawa Tengah. Beragam tema tersebut diusung untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam mensukseskan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018.
Seperti yang dilakukan di TPS 2 Kelurahan Setono, Kecamatan Pekalongan Timur. TPS ini mengusung adat Jawa, dimana seluruh panitia pemilu mengenakan busana adat Jawa.

Di TPS 06 Kelurahan Buaran Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, terlihat lain dan berbeda. Para petugasnya mengenakan beragam pakaian adat. Selain busana Jawa, ada pula yang mengenakan pakaian adat Papua.
Hal tersebut, tentu saja menjadi daya tarik bagi para pemilih yang datang ke TPS tersebut. Menurut Zahrotun Nisa, Ketua KPPPS Buaran, pihaknya mempersiapkan dekorasi TPS dan kostum petugas, dua hari sebelum pelaksanaan Pilgub.

Tema Bhineka Tunggal Ika, masih menurut Nisa, diambil untuk mengajak warga bahwa berbeda pilihan tidak menjadi renggangnya hubungan antar warga. “Perbedaan bukan menjadi penyekat antar warga,” tuturnya.
Sementara, TPS 08 Kampung Petodonan Utara, Kelurahan Proyonangan Tengah, memilih tema kampung Piala Dunia. Petugas KPPS dan perangkat pendukungnya (TPS) menggunakan simbol-simbol piala dunia.

Menurut Riyanto, Ketua KPPS, ide pemilihan piala dunia tersebut dikarenakan warga saat ini gemar dengan piala dunia yang sedang berlangsung di Rusia.
“Momen sangat pas untuk mendatangkan para pemilih untuk antusias datang ke TPS dengan nuansa piala dunia mencoblos calon gubernur dan wakilnya,” ujar Riyanto.
Total dana yang dihabiskan untuk membuat TPS piala dunia mencapai satu juta lebih, semuanya dari swadaya masyarakat. Pungas Riyanto. (Dari berbagai sumber)








