Pekalongan Kota, Wartadesa. – Masyarakat dapat melaporkan pelaksanaan pemilukada melalui media sosial. Pengawasan tersebut dimulai sejak pendaftaran, validasi data, persiapan surat suara, distribusi, pencoblosan, penghitungan hingga penetapan hasil suara.
Demikian terangkum dalam focus group discussion (grub diskusi terfokus, FGD) yang digelar oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pekalongan, Rabu (13/12) di Hotel Horison, Kota Pekalongan.
FGD yang diikuti oleh siswa sekolah menengah, mahasiswa, LSM, RT/RW dan lembaga formal maupun non formal tersebut, digelar dalam rangka untuk mendapatkan masukan pelaksanaan pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Tengah, pemilihan legeslatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres).
Menurut Devisi organisasi dan SDM Bawaslu Kota Pekalongan, Bambang Sukoco, diharapkan dengan FGD tersebut ada masukan dan informasi dari berbagai pihak terkait pelaksanaan pilgub, pileg dan pilpres dari masyarakat. Baik masukan langsung maupun melalui media sosial, dan lainnya.
Bambang menambahkan, saat ini pihaknya sudah membentuk Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), sedangkan untuk bulan depan akan dibentuk Petugas Pengawas Lapangan (PPL) tingkat kelurahan/desa. (WD, Foto: Ilustrasi)










