close
Pendidikan

Motor … motor … motor, hadiah spesial untuk dua guru honorer di daerah terpencil

evaliana 1

Batang, Wartadesa. – Bupati Batang, Wihaji menyerahkan hadiah spesial di hari spesial. Dua guru yang bertugas di daerah terpencil Kabupaten Batang, dihadiahi motor oleh Pemkab. Batang.

Bagi Maskuri, guru SD Mojo Tengah, Kecamatan Blado dan Evaliana Nur Aisyah Tyas, guru SMP N 4 Bawang, Kabupaten Batang,  hadiah tersebut sangat spesial karena diberikan pada momen spesial. Yakni peringatan HUT RI Ke-72.

“Dua guru yang berdomisili di Limpung memilki semangat yang tinggi, karena setiap hari mereka mengajar dengan jarak tempuh 20 kilometer, naik turun perbukitan,” kata Bupati Batang Wihaji, dikutip dari detik.

Wihaji menambahkan bahwa semagat dua guru tersebut patut dicontoh. Mereka sebagai guru honorer mempunyai semangat yang membara untuk berbagi ilmu kepada anak-anak didik mereka di daerah terpencil.

“Mereka tidak melihat honor yang mereka terima. Namun mereka melakukan demi mencerdaskan anak-anak kita yang berada di daerah terperencil,” tambah Wihaji.

Maskuri  dan Evaliana mengaku senang dengan apresiasi dari orang nomor satu di Batang tersebut,  “Saya terimaksih kepada Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono yang telah memperhatikan kami sebagai guru, ini tidak kami bayangkan akan mendapatkan sepeda motor,” kata Maskuri.

Menurut Evaliana, dengan apresiasi tersebut, dirinya akan semakin terpompa semangatnya untuk terus mengabdi. “Pemberian motor ini sebagai semangat kami untuk terus berjuang mencerdaskan anak-anak di desa terpencil, karena kami telah bertekad menjad guru merupakan panggilan hati sehingga  kami tidak akan lelah untuk terus mengajar,” katanya.

Evaliana sendiri merupakan guru honorer di SMP N 4 Bawang, yang setiap harinya harus melakukan perjalanan sekitar 20 KM. Perjalanan mengajarnya tidak mulus. Bahkan, dirinya bersama teman-teman guru di sekolah lainnya harus berjalan naik turun bukit untuk menuju ke sekolah di mana ia mengajarnya.

“Semoga jalan yang saat ini dibangun untuk menuju ke sekolah kami, cepat selesai, sehingga kami bisa dengan lancar menuju sekolah kami mengajar,” imbuhnya. (detik)

Terkait

[caption id="attachment_1326" align="alignnone" width="800"] Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

IPNU IPPNU Wonokerto bentengi diri dengan Densus Aswaja

PAC IPPNU Wonokerto menggelar kegiatan Densus Aswaja di Masjid Hidayatullah, desa Semut (15/10). Foto Wahidatul Maghfiroh/wartadesa Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : guru terpencilmotor untuk guru terpencil