Pemalang, Wartadesa. – Noah Maeza, balita berusia tiga tahun, warga Perumahan Widuri Asri II Blok E/2 dilaporkan hilang tenggelam terbawa arus Sungai Kalimalang Widuri, Kabupaten Pemalang pada Senin, 29 Mei 2017, sudah ditemukan Rabu (31/5).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan tim relawan Rescue Pemalang, Polairud Polres Pemalang dan Bhabinkamtibmas yang melakukan pencarian hingga hari kedua berhasil menemukan Noah pada Rabu (31/5), sekitar 500 meter dari lokasi penemuan sandal.
Sebelumnya, warga setempat sempat mengira Noah hilang diculik oleh orang tak dikenal saat sedang bermain di sekitar komplek rumahnya. Namun, sebagian warga lainnya, termasuk keluarga, meyakini Noah hilang karena terpeleset dan hanyut terbawa arus Sungai Kalimalang. Saat itu, debit air sungai sedang deras karena curah hujan tinggi.
Noah, pada Senin, 29 Mei 2017 bermain air dengan teman sebayanya sampai siang hari sekitar pukul 13.00 WIB.
Karena tak kunjung pulang, ibu korban bernama Kartika (30) mencari si anak untuk diajak istirahat siang. Setelah dicari ke sana kemari, korban tidak ditemukan. Bahkan, teman–temannya mengaku tidak ada yang melihat keberadaannya.
Orangtua balita dibantu warga sekitar lalu mencari Noah di sekitar sungai. Namun, mereka hanya menemukan sandal milik korban yang berjarak kurang lebih 200 meter dari rumah korban.
Hingga Selasa malam, tim gabungan masih terus mencari bocah diduga korban tenggelam yang hanyut terbawa arus Sungai Kalimalang. “Dua perahu karet sudah dikerahkan untuk melakukan penyisiran hingga radius satu kilometer. Tapi, hasilnya masih nihil,” kata Kapolsek Pemalang AKP Tahrim.
Pencarian yang dilanjutkan pada pagi kemarin berhasil menemukan tubuh balita Noah. Ia tersangkut di ranting pohon sekitar 500 meter dari tempat penemuan sandal. Jenazahnya langsung dimakamkan pada Rabu (31/5/2017) pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB. (Humas Polres Pemalang)










