close
ojek online
ilustrasi transportasi online

Pekalongan, Wartadesa. – Organda se-Karesidenan Pekalongan menolak revisi UU nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Umum. UU tersebut rencananya akan direvisi oleh pemerintah terkait maraknya transportasi online.

Penolakan Organda tersebut terungkap saat digelar seminar tentang lalu lintas dalam perkembangan angkutan umum di  Jawa Tengah di salah satu hotel di Pekalongan,  Jum’at (13/04).

Martoyo, perwakilan Organda Pekalongan menyerukan penolakan revisi UU No. 22 Tahun 2009. Menurutnya revisi UU tersebut menyalahi aturan karena sepeda motor diperuntukkan untuk penumpang tunggal, sehingga pihaknya menolak mengesahan motor sebagai kendaraan umum.

Hal yang sama diungkapkan Idrus, Organda Kabupaten Batang, dia mengungkapkan akan menemui Presiden Jokowi bersama organda seluruh Jawa Tengah untuk menyuarakan penolakan tersebut. (Eva Abdullah)

Tags : ojek onlineorgandatransportasi online