close
condro kirono
Kapolda Jawa Tengah memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara di Semarang, Rabu (11/07) Foto: Dok Humas Polda Jateng

Semarang, Wartadesa. – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Polisi Condro Kirono akan menindak tegas pemalsu surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang digunakan untuk pendaftaran calon peserta didik baru.

Condro Kirono mengaku sudah memerintahkan seluruh Kapolres di Jawa Tengah untuk membtuk tim terkait kasus tersebut.

“Saya prihatin karena ada yang memanfaatkan kebijakan bagi masyarakat kurang mampu agar diterima saat penerimaan peserta didik baru,” kata Kapolda Jateng usai upacara peringatan Hari Bhayangkara di Semarang, Rabu (11/07).

Menurutnya, saat ini sudah dibentuk tim ditingkat Polda maupun Polres. Penanganan perkara akan berada dibawah koordinasi Ditkrimum untuk tingkat Polda dan satuan reserse kriminal untuk tingkat polres.

Condro Kirono menambahkan bahwa pemalsuan SKTM di tiap kabupaten lebih dari 200 kasus temuan. “Di tiap kabupaten ada 200 lebih temuan,” katanya.

Pemalsu SKTM, lanjutnya, bisa dijerat dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen. Condro Kirono menghimbau warga untuk jujur, sehingga warga yang benar-benar kurang mampu memperoleh haknya untuk mendapatkan pendidikan. (Sumber: Antara)

Tags : sktm