Warta Desa, Pekalongan, 13 April 2025 – Pemerintah Desa Wuled, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, menggelar kegiatan penanggulangan sampah desa yang melibatkan seluruh perangkat desa, perwakilan dari sebelas Rukun Tetangga (RT), serta sebagian masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan kosong yang selama ini kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh sejumlah warga.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa untuk memperkenalkan penggunaan alat pembakar sampah yang dibeli melalui Dana Desa. Kepala Desa Wuled, Wasduki Djazuli, menyampaikan bahwa program ini telah dicanangkan sejak tahun 2024 dan baru dapat direalisasikan tahun ini.
“Selama ini sampah hanya dibakar secara bebas tanpa pengelolaan yang baik. Kini, setiap RT kami fasilitasi satu unit alat pembakar sampah. Total ada 11 unit yang kami serahkan,” ujar Wasduki.
Alat pembakar tersebut menggunakan bahan bakar oli bekas, sehingga diharapkan tidak menambah beban biaya bagi masyarakat. Nantinya, pengelolaan sampah akan dilakukan secara mandiri oleh masing-masing RT.
Lebih lanjut, Wasduki menjelaskan bahwa abu sisa pembakaran sampah dapat dimanfaatkan sebagai pupuk, menjadikan program ini tidak hanya sebagai solusi lingkungan, tetapi juga memberi nilai tambah bagi warga.
“Kami berharap masyarakat dapat mendukung dan menjaga fasilitas ini, agar pengelolaan sampah di Desa Wuled menjadi lebih tertib, bersih, dan bermanfaat,” tutupnya. (Rohadi)










