Warta Desa, Bojong, Pekalongan – Warga dan pengguna jalan di wilayah Legokclile, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, mengeluhkan aktivitas pengguna mesin panen padi (combine harvester) yang dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan di jalan raya.
Mesin combine tersebut seharusnya diangkut menggunakan truk setelah selesai digunakan di sawah. Namun, oleh beberapa oknum, mesin ini justru dikendarai langsung di jalan umum dengan beberapa orang menumpang di atasnya. Akibatnya, sisa-sisa tanah dari roda mesin combine berserakan di sepanjang jalan yang dilalui.
Tanah yang tertinggal dan tidak dibersihkan menimbulkan jalanan menjadi licin dan kotor, serta sangat membahayakan pengguna jalan lainnya, terutama pengendara sepeda motor.
“Jalan jadi kotor dan berbahaya, apalagi kalau habis hujan bisa sangat licin. Harusnya ada kesadaran untuk membersihkan atau tidak menggunakan mesin itu langsung di jalan,” ujar salah satu pengguna jalan yang melintas.
Warga berharap ada tindakan tegas dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. Selain itu, edukasi kepada para pemilik mesin panen agar menaati aturan juga dinilai sangat penting. (Rohadi)










