close
Opini

PERAN MAHASISWA DALAM MENDUKUNG KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERA

202603040005.jpg

OLEH: SALWA HAFIZAH PUTRI

 

PENDAHULUAN

Kesehatan merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia. Tanpa tubuh dan kondisi mental yang sehat, seseorang akan mengalami kesulitan dalam belajar, bekerja, bersosialisasi, serta mengembangkan potensi dirinya. Oleh karena itu, Kesehatan tidak hanya dimaknai sebagai keadaan bebas dari penyakit, tetapi juga mencakup kesejahteraan fisik, mental, dan sosial.

Dalam Sustainable Development Goals (SDGs), kehidupan sehat dan Sejahtera menjadi tujuan ketiga, yaitu SDG 3 : Good Health and Well-Being. Tujuan ini berupaya menjamin kehidupan yang sehat serta meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh Masyarakat dari segala usia. Permasalahan Kesehatan masih menjadi tantangan yang perlu diperhatikan, mulai dari penyakit menular dan tidak menular, kurangnya aktivitas fisik, pola makan yang tidak sehat, hingga meningkatnya masalah Kesehatan mental.

Mahasiswa sebagai generasi muda memiliki peran penting dalam mewujudkan kehidupan yang sehat dan Sejahtera. Mahasiswa tidak hanya bertanggung jawab terhadap kesehatan dirinya sendiri, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan yang mengajak lingkungan sekitar untuk menerapkan pola hidup sehat. Dengan pengetahuan, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi, mahasiswa dapat berkontribusi dalam mendukung tercapainya SDG 3 serta mewujudkan Indonesia yang lebih sehat menuju Indonesia Emas 2045

PEMBAHASAN

Salah satu permasalahan yang berkaitan dengan Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being) adalah masih rendahnya kesadaran Masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menerapkan pola hidup sehat. Banyak mahasiswa memiliki aktivitas yang padat sehingga sering mengabaikan Kesehatan. Kebiasaan seperti begadang, kurang berolahraga, mengonsumsi makanan cepat saji, kurang minum air putih, serta terlalu lama menggunakan gadget menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Selain masalah Kesehatan fisik, Kesehatan mental juga menjadi bagian persoalan penting. Mahasiswa sering menghadapi tekanan dari tugas kuliah, ujian, organisasi, nasalah ekonomi, maupun persoalan pribadi. Jika tidak dikelola dengan baik, tekanan tersebut dapat menyebabkan setres dan menurunkan semangat serta produktivitas mahasiswa. Masih adanya stigma terhadap masalah Kesehatan mental juga membuat Sebagian orang enggan mencari bantuan atau bercerita kepada orang lain.

Permasalahan tersebut berkaitan erat dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, bertujuan menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi semua orang di segala usia. Jika masalah kesehatan fisik dan mental tidak di tangani dengan baik, hal tersebut dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia dan menjadi hambatan dalam pembangunan.

Bagi mahasiswa, masalah ini penting untuk diperhatikan karena mahasiswa merupakan bagian dari generasi yang akan berperan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Generasi yang sehat secara fisik dan mental akan lebih produktif, kreatif, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi Masyarakat dan negara. Oleh karena itu, mahasiswa perlu mulai menerapkan gaya hidup sehat serta mengajak lingkungan sekitarnya untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan.

GAGASAN INOVATIF DAN AKSI MAHASISWA

Sebagai mahasiswa S1 Informatika dapat menciptakan sebuah inovasi berbasis teknologi “HealthTech” yaitu platform digital atau aplikasi sederhana yang membantu mahasiswa menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kesehatan mental.

Aplikasi ini dapat memiliki beberapa fitur, seperti:

  1. Pengingat minum air putih agar mahasiswa tidak lupa memenuhi kebutuhan cairan.
  2. Pengingat olahraga dan istirahat, terutama bagi mahasiswa yang terlalu lama didepan laptop.
  3. Pencatatan aktivitas harian, seperti jumlah Langkah, waktu tidur, dan aktivitas olahraga.
  4. Mood Tracker, untuk membantu pengguna mencatat dan memantau kondisi emosinya.
  5. Informasi Kesehatan, yang berisi edukasi tentang pola hidup sehat dan Kesehatan mental dari sumber terpercaya.
  6. Challenge hidup sehat, misalnya tantangan berjalan kaki, istirahat yang cukup, atau olahraga selama 30 hari.

Melalui inovasi ini, sebagai mahasiswa informatika dapat memanfaatkan kemampuan dalam pemrograman, pengembangan aplikasi, desain antarmuka, dan teknologi digital untuk memberikan Solusi terhadap Kesehatan.

Aksi nyata sebagai mahasiswa, seperti :

  1. Membuat konten edukasi Kesehatan berbasis digital, seperti infografis, website, atau media sosial yang membahas pentingnya Kesehatan fisik dan mental.
  2. Mengadakan kampanye “Sehat di Era digital” di lingkungan kampus menggunakan teknologi secara sehat dan seimbang.
  3. Bekerja sama dengan organisasi mahasiswa dan tenaga Kesehatan untuk mengembangkan aplikasi atau program yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.
  4. Menerapkan pola hidup sehat dengan menjaga makanan, olahraga, tidur, dan kebersihan diri.

PENUTUP

 Kehidupan sehat dan Sejahtera merupakan hal penting untuk mendukung aktivitas dan masa depan generasi muda. Masalah Kesehatan fisik maupun mental perlu diperhatikan sejak dini dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan, berolahraga, cukup istirahat, dan mengurangi penggunaan gadget secara berlebihan.

Sebagai mahasiswa S1 Informatika, kita dapat berkontribusi melalui teknologi, misalnya dengan membuat aplikasi sederhana untuk mengingatkan pengguna agar minum air, beristirahat, dan berolahraga. Selain itu, mahasiswa juga dapat menyebarkan informasi tentang pentingnya hidup sehat melalui media digital.

Dengan dimulai dari kebiasaan kecil dan memanfaatkan teknologi secara positif, mahasiswa dapat ikut mendukung terwujudnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being) serta menciptakan generasi yang sehat dan produktif.

 

Referensi :

[1] Word Health Organization (2024) aktivitas fisik secara rutin memberikan manfaat bagi Kesehatan fisik dan mental serta dapat membantu meningkatkan kesejahteraan. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/human-rights-and-health?

[2] United Nations. (2015). Sustainable Development Goals: Goal 3 – Good Health and Well-Being. https://sdgs.un.org/goals/goal3

[3] Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2024). Depok, 6 Agustus  2024. Mahasiswa sering menghadapi tekanan akademik dan berbagai tuntutan kehidupan sehingga Kesehatan mental perlu mendapatkan perhatian. https://kemkes.go.id/id/menjaga-mental-health-mahasiswa-baru

 

Penulis adalah Mahasiswa S1 Prodi Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UMPP

 

Terkait
Seleksi kades memihak bakal calon dari kalangan birokrat

Kabupaten Pekalongan kembali akan memasuki musim Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Sebagai payung hukum, Pilkades serentak tahun ini tetap memakai Peraturan Read more

Mengusung pemimpin warga, perlukah?

Pertarungan dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Pekalongan 2020, diperkirakan dipenuhi dengan 3L, alias Lu lagi, Lu lagi, Lu Read more

Ironi Batik Pekalongan: Produk asli yang dibenci masyarakat Pekalongan sendiri

Oleh: Muhammad Arsyad, mahasiswa  IAIN Pekalongan Menjamurnya industri batik pekalongan, membuat derasnya limbah yang terbuang ke sungai. Alhasil, sungai di Read more

Janji Bupati bukan janji Joni dalam cerita komedi

Penulis : Cholis Setiawan Pilkades telah usai, tetapi masih menyisakan persoalan yang cukup pelik dan berpotensi kisruh jelang pelantikan, hal Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : hidup sehatumpp