close
Sosial Budaya

Perkuat Identitas Digital, PDM Kabupaten Pekalongan Gelar Pelatihan Brand ID dan Penulisan Berita Berbasis AI

IMG_20251228_090746

WARTA DESA,PEKALONGAN – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan terus berupaya memperkuat eksistensi organisasi di era digital. Hal ini diwujudkan melalui pelatihan bertajuk Penguatan Brand ID Muhammadiyah dan Teknik Penulisan Berita menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

​Acara yang berlangsung Ahad, 28 Desember 2025 di SMK Muhammadiyah Bligo ini dihadiri oleh perwakilan ranting dari berbagai cabang, di antaranya Cabang Bligo, Wuled, Pekajangan, dan Kedungwuni. Pelatihan ini bertujuan agar setiap elemen Muhammadiyah, hingga tingkat akar rumput, memiliki kemampuan komunikasi publik yang mumpuni.

Membangun Identitas yang Kuat dan Modern

​Ketua PDM Kabupaten Pekalongan, Amat Sulaiman, dalam sambutannya menekankan pentingnya keseragaman identitas visual bagi Muhammadiyah. Menurutnya, pemahaman mengenai Brand ID bukan sekadar masalah estetika, melainkan tentang membangun kepercayaan publik.

​”Kita harus mengenal Brand ID kita sendiri. Identitas yang kuat dan modern sangat diperlukan agar Muhammadiyah dikenal secara konsisten di segala platform media sosial maupun media massa,” ujar Sulaiman.

 

​Beliau menambahkan bahwa dengan identitas yang solid, pesan-pesan dakwah Muhammadiyah akan lebih mudah diterima oleh generasi muda dan masyarakat luas.

Kegiatan Ranting Kini Bisa Mendunia

​Salah satu poin penting yang ditekankan dalam pelatihan ini adalah optimalisasi publikasi di tingkat ranting. Maman Sulaiman berharap, jarak dan skala kegiatan tidak lagi menjadi penghalang bagi syiar organisasi.

​”Kegiatan sekecil apa pun di tingkat ranting harus bisa diketahui secara luas. Jangan sampai program-program hebat di bawah tidak terdengar hanya karena kita kurang dalam publikasi,” imbuhnya.

Akselerasi Berita dengan Bantuan AI

​Memasuki sesi teknis, para peserta diajarkan cara memproduksi konten berita yang cepat dan akurat dengan memanfaatkan teknologi AI. Penggunaan AI diharapkan mampu membantu para kader dalam menyusun narasi berita yang terstruktur tanpa menghilangkan nilai-nilai kejujuran dan akurasi data.

​Dengan bantuan alat bantu digital ini, kendala seperti “sulit merangkai kata” diharapkan bisa teratasi, sehingga informasi mengenai kegiatan Muhammadiyah dapat tersebar secara real-time kepada masyarakat. ***

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian