Warta Desa, Pekalongan, Rabu, 14 Mei 2024 – Suasana riang dan penuh tawa terdengar dari Desa Pododadi, tepatnya di Dukuh Sicowet, ketika sekelompok anak-anak tampak asyik memainkan permainan tradisional singkongan. Permainan yang sempat hilang ditelan waktu itu kini kembali dimainkan, menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya masa lalu.
Singkongan, permainan khas tempo dulu, dulunya sangat populer di kalangan anak-anak desa. Namun seiring perkembangan zaman dan masuknya teknologi, permainan ini perlahan menghilang dari keseharian anak-anak. Beruntung, anak-anak di Dukuh Sicowet masih mengenal dan melestarikan permainan ini.
Dengan semangat dan suka cita, mereka memainkan singkongan sambil tertawa riang, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat. Tak hanya sekadar permainan, singkongan menjadi simbol kebersamaan dan warisan budaya yang masih hidup di tengah masyarakat.
Harapannya, permainan tradisional seperti singkongan ini dapat terus dilestarikan dan dikenal oleh generasi muda, agar tidak benar-benar hilang dari ingatan. (Gusanto)










